alexametrics
Liga 1 2019

Nasib Malang David Bala yang Cedera dan Ditelantarkan Kalteng Putra

27 November 2019, 13:00:06 WIB

JawaPos.com – Malang nian David Bala. Sudah tidak digaji, cedera butuh operasi, malah tidak diurusi klub yang mendatangkannya.

Ketika tawaran dari Kalteng Putra datang, David Bala tak berpikir panjang. Pemain asal Brasil itu langsung menyambar tawaran tersebut. Dia kemudian berseragam Laskar Isen Mulang –julukan Kalteng Putra– pada paro kedua musim ini.

Kalteng Putra

Keinginannya sederhana. Ingin jadi salah seorang pemain Brasil yang sukses di Liga Indonesia. Asa itu sempat merekah. Dia mencetak gol di laga perdana saat bersua Bhayangkara FC (19/9). David girang bukan kepalang. Sayang, rasa senang berubah menyedihkan. Mimpi buruk itu dimulai ketika David melakoni laga kedua kontra PSIS Semarang (24/9).
Pada menit ke-32, David harus ditarik keluar. Lutut kanannya bermasalah. Dia kemudian digantikan Elthon Maran. Dan, ternyata itu adalah laga terakhir David bersama Kalteng Putra. Cedera lutut kanannya parah. Harus dioperasi. Manajemen Kalteng Putra sempat berjanji menanggung biaya operasi. ”Tapi sampai sekarang kasus David belum ada solusi,” kata sang agen Antonio Teles kepada Jawa Pos.

Sudah tiga bulan David ditelantarkan. Padahal, cederanya butuh penanganan serius. Jika tak segera dioperasi, karirnya bisa saja terhenti. Teles akhirnya membuat keputusan. Dia sempat ingin membawa David pulang ke Brasil. ”David akan operasi di Brasil. Biaya semua saya yang tanggung, karena mereka (manajemen) tak mau tanggung jawab,” tambah agen asal Brasil itu.

Teles memang sudah geregetan. Dia tak mau lagi menunggu manajemen. Sebab, dia tak ingin karir David hancur akibat cedera. Sayang, saat akan dibawa pulang ke Brasil, ada kendala dari pihak imigrasi.

Visa kerja David sudah over alias kedaluwarsa sejak awal bulan ini. ”Jadi, kami tidak bisa pulang ke Brasil. Kami masih minta bantuan manajemen untuk mengurus visa. Tapi belum ada jawaban,” keluh Teles.

Kondisi itu membuat Teles bingung. Di sisi lain, dia harus segera memulangkan David untuk melakukan operasi. Tapi, tidak ada bantuan dari manajemen. Artinya, hingga saat ini, David masih tinggal di hotel Swiss Bell Palangka Raya. David pun merasa sudah tidak betah. ”Aku hanya ingin pulang ke Brasil,” kata David kepada Jawa Pos singkat.

Tapi, jika nekat pulang, David bisa rugi besar. Sebab, dia juga belum menerima gaji sepeser pun dari manajemen Kalteng Putra. Namun, tekad David untuk pulang sudah bulat. Dia sudah tidak memikirkan soal gaji sama sekali. Yang lebih penting baginya adalah segera melakukan operasi lutut kanannya.

Teles sejatinya sudah menanyakan soal gaji David. ”Sudah ada pertemuan beberapa kali. Mereka (manajemen, Red) janji akan membayar. Tapi sampai sekarang belum dibayar,” keluh pria yang juga agen striker Persebaya Surabaya David da Silva itu.

Namun, untuk sementara Teles menepikan soal gaji. Dia hanya ingin manajemen Kalteng Putra segera memberi bantuan agar David bisa pulang ke Brasil.
Teles sudah tidak meminta apa-apa lagi. Hanya berharap masalah visa David bisa segera tuntas. Sebab, bagi dia, kondisi David lebih penting. ”Saya hanya ingin mereka urus izin supaya dia (David, Red) bisa pulang. Toh operasi di Brasil kami yang membiayai. Bukan manajemen,” tegas Teles.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Gus


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads