alexametrics
Liga 1 2019

PT LIB: Persebaya Sudah Melanggar Aturan, Akan ada Denda

26 September 2019, 17:00:50 WIB

JawaPos.com – Wolfgang Pikal akhirnya naik pangkat. Dia ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya. Pikal bakal didampingi Bejo Sugiantoro sebagai asisten pelatih. Keputusan menunjuk Pikal sebagai pelatih kepala memang sangat mendadak. Sebab, Alfred Riedl yang disiapkan sebagai pelatih kepala batal datang ke Surabaya. Pria 69 tahun itu harus menjalani operasi jantung.

Tanpa Riedl, manajemen Persebaya tetap optimistis. ”Kombinasi ini (Pikal dan Bejo, Red) sudah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa pertandingan transisi kemarin,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi. Kemampuan teknis serta sikap disiplin Pikal menjadi seimbang dengan gaya permainan menarik yang ditonjolkan Bejo,” ujarnya.

Persebaya Surabaya

Nama Pikal pun sudah didaftarkan sebagai pelatih kepala. Manajer Kompetisi PT LIB Asep Saputra membenarkan hal tersebut. ”Sudah ada pendaftaran. Tapi, masih ada izin yang belum selesai ya, nanti saya cek lagi,” kata Asep kepada Jawa Pos.

Izin yang dimaksud berasal dari Kementerian Ketenagakerjaan. Hal itu pula yang membuat Pikal absen di bench dalam empat laga bersama Persebaya. Hingga tadi malam, belum ada kepastian soal izin dari Kementerian Ketenagakerjaan. Artinya, Pikal bisa saja masih menepi saat Persebaya bersua Barito Putera (28/9). ”Kalau izin belum turun, otomatis tidak bisa (duduk di bench). Semua bisa turun kalau segala syarat sudah lengkap,” tambah Asep.

Di sisi lain, sanksi denda sudah menanti Persebaya Surabaya. Sebab, sejak mendepak Djadjang Nurdjaman pada 10 Agustus lalu hingga laga melawan Bali United (24/9), Persebaya berstatus tak punya pelatih kepala. Itu bertentangan dengan regulasi pasal 30 ayat 11. Isinya, setiap tim harus sudah punya pelatih kepala 30 hari sejak pemberhentian pelatih sebelumnya. Jika melanggar, tim akan dikenai denda Rp 100 juta. Direktur Media PT Liga Indonesia Baru (LIB) Hanif Marjuni tak menampik hal tersebut.

”Yang jelas, Persebaya sudah melanggar aturan. Akan ada denda sesuai regulasi,” kata Hanif saat dihubungi Jawa Pos. Sebelumnya, manajemen Green Force memang sempat mendaftarkan nama Wolfgang Pikal ke PT LIB. ”Tapi, bukan sebagai pelatih kepala. Melainkan di posisi asisten pelatih,” tambah Hanif.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads