JawaPos Radar | Iklan Jitu

Liga 2 2018

Kompetisi Berhenti Sementara, Pelatih PSS: Ada Untung Sekaligus Rugi

26 September 2018, 09:30:59 WIB | Editor: Agus Dwi W
pss sleman
Seto Nurdiyantara menyebut penghentian kompetisi ada untung ruginya. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PSSI sudah resmi menghentikan kompetisi sepak bola untuk waktu yang tidak ditentukan. Menyusul tragedi kematian Haringga Sirla akibat pengeroyokan oknum suporter di Bandung, Minggu (23/9) lalu. Penghentian ini pun direspons oleh salah satu tim Liga 2, PSS Sleman. Pelatih PSS merasa diuntungkan sekaligus dirugikan oleh putusan tersebut.

"Sebenarnya ada untung dan ruginya. Kalau untung, dengan dihentikan kompetisi, bisa memperbaiki tim kami. Selain itu yang cedera juga ada waktu untuk sembuh," kata pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantara, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (25/9).

Saat ini, sejumlah pemain PSS memang masih menjalani perawatan akibat cedera. Seperti Dave Mustaine, Jodi Kustiawan, kemudian Slamet Budiono. Mereka selama beberapa pertandingan ini harus absen, dan sangat mempengaruhi permainan tim.

Perbaikan yang diperlukan juga ada di lini tengah dan depan. Agar skuadnya bisa tetap bersaing dan mempertahankan posisi puncak klasemen Liga 2 wilayah timur.

Sementara untuk kerugiannya, lanjut Seto, setiap pelatih pasti mempunyai program latihan. Ketika memang dihentikan 2 minggu atau bahkan lebih lama, itu akan mempengaruhi program yang telah dijalankan selama berbulan-bulan.

"Ini kan menjadi pembelajaran bagi kita semua," katanya.

Pelatih kepala Kalteng Putra, Kas Hartadi juga menyayangkan dihentikannya kompetisi meski hanya sementara. Karena putaran kedua Liga 2 hanya tinggal sekitar 1,5 bulan saja.

"Sebaiknya setelah kompetisi, baru Pemerintah dan PSSI melakukan evaluasi. Sangat berat kalau kompetisi dihentikan," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up