JawaPos Radar

5 Pemain Indonesia yang Menyita Perhatian Sepanjang 2017

26/09/2017, 21:36 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Egy Maulana cemerlang di timnas U-19 Indonesia
Egy menjadi salah satu pemain yang cemerlang. (Dika Kawengian/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Kabar baik tengah menghinggapi sepak bola Indonesia. Sepanjang 2017 ini, beberapa bintang muncul dan sukses menyita perhatian khalayak bahkan dunia.

Apiknya performa para pemain Indonesia dimulai dengan kecermelangan timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2017. Mereka berhasil mempertontonkan permainan apik meski cuma raih medali perak.

Sukses berlanjut ke Piala AFF U-19. Timnas U-19 besutan Indra Sjafri menyihir para pemirsa dengan permainan satu-dua yang mengingatkan kembali masa jayanya 2013 lalu.

Tak mau kalah, timnas U-16 Indonesia juga menggila. Pada kualifikasi Piala Asia U-16, anak asuh Fakhri Husaini bahkan mampu melejit sebagai juara grup dengan menyisihkan Thailand, Laos, Mariana Utara, dan Timor Leste.

Nah, dari sekian gelaran itu, ada lima pemain Indonesia yag menyita perhatian. Siapa saja? Berikut JawaPos.com sajikan:

Septian David Maulana

Septian David mengilap selama SEA Games 2-017
Septian David Maulana jadi pahlawan Indonesia selama SEA Games 2017. (Hendra Eka/Jawa Pos)

Septian David Maulana sukses jadi bintang pada SEA Games 2017. Sempat tak dipandang karena ada nama Evan Dimas serta Hargianto di tengah, pemain Mitra Kukar itu melejit.

Beberapa kali, Septian muncul sebagai pahlawan Garuda Muda. Selama SEA Games 2017, dia sukses cetak tiga gol dan dua assist untuk Indonesia.

Jelas, penampilan apik Septian David melahirkan secercah harapan buat Indonesia. Dia bisa jadi tulang punggung timnas pada masa depan.

Egy Maulana

Egy Maulana jadi top skorer di Piala AFF U-19 2017
Egy sampai-sampai dijuluki Messi-nya Indonesia (Dika Kawengian/Jawa Pos)

Egy menjadi nama primadona di balik permainan gemilang Garuda Nusantara. Penampilan hebatnya selama Piala AFF U-18 2017 bisa dijadikan alasan.

Pemain asal Medan itu sukses jadi top skorer dengan 8 gol. Bukan cuma itu, Egy juga berhasil cetak 4 assists untuk rekan-rekannya.

Saat lawan Thailand, dia memang tak cetak gol. Namun, Egy sukses lepaskan lima tembakan on target, 62% akurasi umpan, dan buat dua peluang emas. Segala atribut itu bisa membuatnya tinggal memilih, klub mana yang ingin dibelanya.

Sutan Zico

Sutan Zico jadi pemuncak perolehan gol di Pra-Piala Asia U-16
Sutan Zico menggila di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018 (PSSI)

Tak ikut serta pada Piala AFF U-15 2017, Sutan Zico malah jadi bintang di Kualfikasi Piala Asia U-16 2018. Ya, pemain yang punya panggilan mirip legenda sepak bola Brasil itu menggila.

Zico sukses menjadi top skorer kualifikasi dengan catatan 10 gol untuk Indonesia dalam empat laga. Bahkan, sampai saat ini perolehan itu tak tersentuh oleh pemain lainnya.

Andai konsisten, bukan tak mungkin Zico menjadi jawaban dari sulitnya cari striker stylish di Indonesia. Gaya bermainnya mirip-mirip saat Irfan Bachdim cemerlang 2010 lalu.

Satria Tama

Satria Tama bahkan sampai masuk skuat timnas senior.
Satria Tama tampil istimewa meski sempat jadi nomor dua. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Kurnia Meiga atau Andritany Ardhiyasa pantas ketar-ketir melihat permainan impresif Satria Tama pada SEA Games 2017. Ya, kiper Gresik United tersebut menunjukkan kelasnya di bawah mistar gawang.

Satria Tama menjadi pemain bintang yang lahir di SEA Games 2017. Dia total catatkan sembilan saves dalam laga lawan Vietnam dan Myanmar.

Bahkan, saat lawan Myanmar, menurut Labbola dia catatkan enam penyelamatan, dua inteceptions, dan sekali tekel. Jelas, hal itu sudah menggambarkan penampilannya yang heroik dalam laga itu.

Witan Sulaiman

Witan membuktikan kapasitasnya di timnas U-19
Sempat sakit, Witan tampil impresif bersama Garuda Asia (Dika Kawengian/Jawa Pos)

Witan sebenarnya memulai turnamen dengan beberapa adangan. Dia mengalami demam dan harus absen dalam dua laga.

Akan tetapi ketika turun, Witan langsung membuktikan keperkasaannya itu. Dia langsung mencetak tiga gol untuk Indonesia sepanjang turnamen.

Selain itu, Witan juga punya tipe permainan yang fleksibel. Dia bisa bermain sebagai sayap, maupun di belakang striker. Dia punya tipikal seperti Irfan Bachdim dan bisa jadi penerusnya di masa depan.

(ies/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up