alexametrics
Timnas Indonesia

Jadwal Pekan ke-18 sampai 34 Liga 1 Berubah Demi Timnas

26 Juli 2019, 18:00:09 WIB

JawaPos.com – Klub-klub Liga 1 kembali harus legowo untuk menyerahkan pemain terbaiknya guna kepentingan Timnas Indonesia. Terutama di akhir tahun nanti. Ada dua event penting  yakni SEA Games 2019 dan Kualifikasi Piala Dunia yang bakal dilakoni oleh Timnas U-23 dan Timnas Senior.

PSSI sadar bakal klub-klub akan merasa dirugikan gara-gara dua event tersebut. karena itu, kemarin (25/7) 18 perwakilan klub Liga 1 dipanggil untuk membicarakan sinkronisasi jadwal kompetisi. Sinkronisasi yang langsung dihadiri oleh Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy dan Sekjen PSSI Ratu Tisha.

Tisha mengatakan kemarin di Hotel Sultan, Jakarta, McMenemy sudah memaparkan seluruh program yang bakal dilakukannya  di Timnas hingga akhir tahun. Mulai dari kapan pemain akan dipanggil untuk training camp dan pertandingan. ’’Kami juga sedang mempersiapkan program untuk 2020, agar klub-klub tidak kaget tahun depan pemainnya dipanggil di waktu-waktu tertentu,’’ jelasnya.

Tisha mengatakan dalam pertemuan kemarin, hasil yang diperoleh cukup memuaskan. 18 klub Liga 1 legowo menyerahkan pemain terbaiknya untuk timnas. Legowo bertanding tanpa pemain-pemain terbaiknya. ’’Harus diingat tahun lalu ada 11 pertandingan bersamaan ketika timnas main dan liga berjalan. Tahun ini belum, tapi memang sampai kapanpun akan pernah puas, inginnya kalau timnas main, liga berhenti,’’ terangnya.

Nah, legowo-nya perwakilan klub Liga 1 dikatakan Tisha gara-gara banyak alasan. Terutama karena Liga 1 yang kick-off-nya molor. ’’Ada beberapa kompensasi juga. Jadi jadwal pemusatan latihan timnas akhirnya bisa diterima dengan baik,’’ tuturnya.

Alumnus ITB itu menambahkan pemain-pemain untuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia akan dipanggil TC pada 21 Agustus mendatang. Saat itu, pekan ke-17 masih berlangsung. ’’Mengerti itu bukan FIFA Matchday, jadi liga tidak bisa berhenti,’’ ujarnya.

Selanjutnya, ketika Timnas mulai bertanding di Kualifikasi Piala Dunia, tepatnya mulai September, dia menggaransi Liga 1 tidak akan berjalan. Tisha sendiri juga meminta PT LIB selaku operator untuk menjadwal ulang pekan ke-18 hingga ke-34. ’’Hanya pekan ke-18 sampai 34 saja yang berubah. selebihnya normal, meskipun ada TC,’’ tuturnya.

Sementara untuk Timnas U-23, sejauh ini belum disosialisasikan. Sejauh ini masih timnas senior. Namun, khusus pemain yang berkarir di luar negeri, PSSI sendiri dikatakan Tisha sudah berkomunikasi dengan klub masing-masing terkait jadwal TC dan SEA Games 2019. ’’Sebenarnya ini bukan soal surat meyurat, ini soal strategi saja. Kalau mau  memanggil di luar FIFA Matchday, harus diberi pemahaman lebih, tidak hanya sekali dua kali,’’ paparnya.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi membenarkan bahwa tadi 18 klub yang hadir sepakat untuk sama-sama mendukung timnas. Pihaknya juga sudah sangat puas ada etika dari PSSI untuk bersama-sama menemukan solusi yang terbaik mengenai jadwal. ’’Kami juga hanya minta klub tidak dirugikan, timnas optimal. Tadi ada beberapa solusi yang bagus,’’ paparnya.

Pergeseran jadwal baginya adalah solusi terbaik. sebab, tidak semua klub pemainnya dipanggil timnas. Artinya, ada beberapa klub yang kekuatannya tetap maksimal meski timnas bertanding. ’’PSIS melawan Madura United misalnya. Madura United dipanggil 5 orang, kami 2 orang, kan kasihan Madura United. Jadi solusinya pergeseran jadwal,’’ bebernya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads