alexametrics

PSSI Bisa Bernapas Lega karena Dapat Bantuan Rp 7,7 Miliar dari FIFA

26 April 2020, 07:00:03 WIB

JawaPos.com – Angin segar menerpa PSSI di tengah masa sulit karena deraan pandemi korona. Induk persepakbolaan tanah air itu punya harapan mendapat kucuran dana bantuan dari FIFA.

FIFA mencairkan dana total USD 150 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun. Dana tersebut akan diluncurkan kepada 211 anggotanya yang merasakan krisis finansial akibat pandemi korona. PSSI dikabarkan mendapat bagian cukup besar. Yakni, USD 500 ribu atau setara Rp 7,7 miliar.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan, sebagai induk tertinggi persepakbolaan dunia, membantu anggota yang membutuhkan sudah menjadi keharusan. ’’Dimulai dengan memberikan bantuan langsung kepada asosiasi anggota yang mengalami kesulitan,’’ katanya dalam laman resmi FIFA.

Exco PSSI Yoyok Sukawi mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari FIFA tersebut. ’’Apalagi di saat sulit seperti ini,’’ ungkapnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Ya, bantuan tersebut bak menemukan air di gurun pasir dalam situasi seperti saat ini. PSSI sendiri sebelumnya menangguhkan kompetisi hingga 29 Mei. Jika kondisi tidak berubah, apalagi memburuk, penghentian kompetisi bisa dilakukan.

Saat ini, liga-liga sepak bola di dunia terpaksa vakum karena persebaran korona yang belum juga berhenti. Bahkan, Eredivisie Belanda memutuskan untuk menghentikan kompetisi dengan tidak ada tim juara. Sementara itu, di Indonesia, Liga 1 baru menjalani tiga pekan dan Liga 2 baru satu pekan.

Lantaran liga distop, atas arahan PSSI, klub-klub memangkas gaji pemain. Berdasar imbauan dari federasi, klub bisa membayar gaji pemainnya maksimal 25 persen dari nilai kontrak. Mayoritas klub membayar 25 persen. Namun, kenyataannya, ada juga yang membayar lebih kecil. Persita Tangerang hanya memberikan gaji sebesar 10 persen mulai April. Selain itu, kebijakan pemotongan gaji dilakukan untuk pelatih dan ofisial tim nasional.

Kucuran dana akan sangat membantu untuk mendukung operasional organisasi. Yoyok menyebutkan, pihaknya bakal mengalokasikan dana sesuai arahan FIFA. Terutama untuk mendukung operasional organisasi. Pria yang juga menjabat CEO PSIS Semarang itu menegaskan, dana yang didapat bukan untuk subsidi klub-klub. ’’Dana dari FIFA untuk operasional dan kampanye PSSI menghadapi pandemi Covid-19. Subsidi atau bagi hasil usaha itu tugas PT LIB, bukan PSSI,’’ tegasnya.

Yoyok menambahkan, pihaknya masih berkonsultasi dengan FIFA untuk detail pengalokasian dana bantuan tersebut.

Karena kesulitan keuangan, beberapa hari lalu sempat beredar surat yang isinya PSSI meminta dana pembayaran subsidi kepada LIB sebesar Rp 10 miliar. Surat tersebut bernomor 1049/UDN/613/IV-2020 yang dikirim dari PSSI ke LIB pada 7 April.

Surat itu menyebutkan bahwa PSSI membutuhkan dana untuk pembiayaan oprasional saat ini. Plus ditulis juga pemasukan dari pihak ketiga tertunda gara-gara korona. Karena itu, PSSI meminta LIB melaksanakan pembayaran subsidi sebesar Rp 10 miliar ke rekening Bank Mandiri atas nama PSSI.

Surat tersebut ditandatangani Ketua PSSI Mochamad Iriawan. Tapi, keberadaan surat itu dibantah Direktur Utama LIB yang juga Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : raf



Close Ads