alexametrics

Komite AdHoc Integritas Sebut Jokdri Belum Langgar Statuta

26 Maret 2019, 10:45:08 WIB

JawaPos.com – Status tersangka sudah melekat kepada Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono pada 15 Februari. Dan, Senin (25/3) pria asal Ngawi itu akhirnya ditahan Satgas Antimafia Bola. Namun, di ranah football family, Komite AdHoc Integritas menilai belum ada yang dilanggar Jokdri, sapaan Joko Driyono.

Menurut ketua Komite AdHoc Integritas PSSI Ahmad Riyadh, kasus yang menjerat Jokdri tidak melanggar statuta. Artinya, kasus perusakan barang bukti sama sekali tidak disalahkan atau berhak disanksi apabila merujuk kepada Statuta PSSI.

“Kalau pengaturan skor baru bisa disanksi statuta. Pasalnya berbeda dengan tersangka lain, beliau kan hanya menyuruh OB dan sopirnya untuk mengambil laptop dan dokumen, spontanitas saja motifnya,’’ jelasnya.

Riyadh menambahkan, di Statuta PSSI sekalipun, tidak mengenal istilah tersangka ataupun ditahan. Itu merujuk kepada Pasal 1 Ayat 8. Di dalamnya mengandung arti tindak pidana yang tidak boleh atau melanggar statuta adalah tindak pidana yang sudah diputuskan oleh pengadilan. Artinya, harus menunggu berkas dari kasus perusakan barang bukti itu P21 terlebih dahulu dan disidangkan.

“Tapi, dengan adanya Pak Joko ditahan, maka kegiatan PSSI harus merujuk kepada orang yang ditunjuk. Exco PSSI harus segera rapat, meskipun Gusti sudah ditunjuk untuk itu, tapi kekuasaannya tidak sebesar Ketua Umum kan,” jelasnya.

Ketua Asprov PSSI Jatim itu berharap, masyarakat tidak menganggap Komite Ad Hoc Integritas tidak bekerja. Mereka sudah bekerja, tapi memang tidak bisa disamakan dengan kinerja Satgas Antimafia Bola. Konteks ranah yang disentuh oleh kedua pihak juga berbeda. Apabila Satgas dari sisi hukum positif, mereka hanya menganalisis lalu membedakan mana yang berhak masuk Komisi Disiplin ataupun tidak.

“Yang masuk hukum positif, tentu kami serahkan ke pihak kepolisian,” pungkas Ahmad Riyadh.

Editor : Edy Pramana

Reporter : rid/ham



Close Ads
Komite AdHoc Integritas Sebut Jokdri Belum Langgar Statuta