alexametrics
Liga 1

Bonek Ingin Ketemu Risma untuk Minta Persebaya Bisa Main di Tambaksari

25 Desember 2019, 17:00:08 WIB

JawaPos.com – Tekad manajemen Persebaya Surabaya agar tetap bermarkas di Surabaya mendapat dukungan penuh dari Bonek. Jika Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tak bisa digunakan karena akan direnovasi, Bonek berharap tim kesayangannya bisa bermain di Stadion Gelora 10 November (G10N), Tambaksari. ’’Karena Persebaya ini kan sudah jadi ikon Kota Surabaya,’’ kata Husin Ghozali, koordinator Green Nord, kepada Jawa Pos.

Hal senada diungkapkan Hasan Tiro. Koordinator Tribun Timur itu yakin Bonek akan sangat senang jika Persebaya bermain di stadion legendaris tersebut. ’’Masalahnya, apakah pemkot akan memberikan izin?’’ terang Hasan. Stadion yang berada di Kecamatan Tambaksari itu memang milik Pemkot Surabaya. Artinya, izin pemakaian stadion sepenuhnya berada di tangan pemkot.

Persebaya Surabaya

Karena itu, Hasan mendesak segera ada jalan keluar. Apalagi, Liga 1 akan bergulir tiga bulan lagi. ’’Intinya, kami (Bonek) dengan perwakilan Persebaya ingin bersama-sama bertemu Ibu Wali Kota (Tri Rismaharini). Kami ingin Persebaya main di Tambaksari sambil menunggu renovasi GBT rampung,’’ tambah Hasan.

Husin berharap ada iktikad baik dari pemkot untuk menerima Persebaya bermain di Gelora 10 November. Sebab, menurut dia, selama ini pemkot kurang welcome dengan Persebaya. Terutama untuk menggunakan stadion tersebut. ’’Padahal, Madura United pernah berlatih di situ (G10N). Tapi kenapa Persebaya kok sama sekali tidak pernah? Pemkot seolah alergi kalau Persebaya yang pakai,’’ ucap pria yang akrab disapa Cak Cong itu.

Hanya, dia tak menampik ada beberapa kekurangan fasilitas di G10N. Misalnya, minimnya lahan parkir. Padahal, Bonek yang datang ke stadion selalu membeludak. Untuk itu, Cak Cong punya solusi. ’’Mungkin untuk laga big match bisa dipindah ke venue lain. Karena kalau main di Tambaksari tidak memungkinkan,’’ jelasnya.

Nah, GBT diharapkan bisa jadi alternatif. Menurut dia, proses renovasi pasti sudahmemiliki jadwal bagian mana yang akan diperbaiki. Nantinya, jadwal perbaikan itu disinkronkan dengan jadwal laga Persebaya di Liga 1. ’’Kalau misal yang diperbaiki tribun utara, ya kami kosongkan wilayah utara. Kan pertandingan masih bisa jalan. Yang penting Persebaya tidak keluar dari Surabaya,’’ tegasnya.

Sejatinya problem home base juga dialami Persebaya musim ini. Mereka sempat bermain di Stadion Batakan, Balikpapan. Tiga kali Green Force menjamu lawan di stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu. Hasilnya, dua kali menang dan sekali imbang. ’’Tapi, untuk musim depan, kami tidak ingin keluar dari Surabaya,” ucap Sekretaris Persebaya Ram Surahman.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads