alexametrics

Usia Dekati Kepala Empat, Herman Dzumafo Jadi Rebutan Banyak Klub

25 Desember 2018, 20:17:55 WIB

JawaPos.com – Usia Herman Dzumafo Epandi jelas tidak bisa dibilang muda. Dzumafo akan genap 39 tahun pada Februari tahun depan. Namun, hal itu tak membuat minat klub-klub untuk merekrutnya memudar. Justru kini banyak klub yang antre tanda tangannya di atas kertas kontrak.

Sejauh ini sudah ada 7 klub yang bersaing dapatkan tanda tangan eks striker Persib Bandung tersebut. Hal ini tidak terlepas dari performa apiknya musim lalu ketika membela Bhayangkara FC.

Dzumafo jadi pilihan utama The Guardian untuk mengisi satu tempat di lini depan. Bahkan, dia berhasil mengalahkan striker asing yang pernah direkrut Bhayangkara. Kehadiran Nikola Komazec dan Elio Bruno Martins tak mampu menggeser posisi Dzumafo.

Buktinya, dari 34 pertandingan yang dimainkan sepanjang Liga 1 2018, Dzumafo hanya absen sekali saja. Torehan 11 gol dan 8 assist jadi bukti sahih bahwa usia tidak berpengaruh pada kualitasnya memainkan si kulit bundar.

Dzumafo mengatakan, sejauh ini sudah ada setidaknya 4 tim Liga 1 dan 3 tim Liga 2 yang menginginkan dirinya bergabung. Namun, pemain naturalisasi itu mengaku sudah sangat kepincut dengan Bhayangkara FC.

Dzumafo sudah merasa ‘di rumah’ dan tidak ingin berpetualang lagi hingga pensiun. ’’Saya tetap memilih Bhayangkara FC. Sudah nyaman dan cocok di sini,’’ paparnya.

Memang belum ada kepastian apakah dirinya bertahan di Bhayangkara FC musim depan. Kontraknya sendiri baru akan berakhir pada Januari 2019. Artinya, Dzumafo masih punya kesempatan untuk buktikan diri pada ajang Piala Indonesia yang sudah masuk ke Babak 32 Besar. ’’Saya tetap prioritaskan di sini (Bhayangkara FC),’’ tegasnya.

Sementara itu, Manajer Bhayangkara FC Sumardji juga belum tahu apakah Dzumafo akan bertahan atau tidak. Dia belum bisa menentukan karena Bhayangkara masih mencari pelatih pengganti setelah kontrak McMenemy berakhir pada akhir Desember ini.

’’Yang jelas, beberapa pemain pinjaman akan kami kembalikan ke klubnya. Seperti Marinus Wanewar akan kami kembalikan ke Persipura Jayapura,’’ jelasnya.

Begitu juga dengan pemain asing. Khususnya lini depan. Sumardji menjelaskan cukup trauma kepada striker asing, usai dua kali gagal merekrut pemain bagus di posisi tersebut pada Liga 1 musim ini. Karena itu, dirinya bakal melakukan seleksi lebih ketat agar tidak tertipu lagi.

’’Di musim lalu kami tidak lihat langsung bagaimana permainannya. Hanya berdasarkan tawaran dari agen saja, kemudian nonton videonya. Jadinya ya seperti itu. Mudah-mudahan musim depan dapat striker jempolan,’’ tutupnya.

Editor : Agus Dwi W

Reporter : (rid)

Usia Dekati Kepala Empat, Herman Dzumafo Jadi Rebutan Banyak Klub