alexametrics
Liga 2 2019

Persita vs Persik: Promosi Sudah Pasti, tapi Juara Adalah Gengsi

25 November 2019, 12:33:54 WIB

JawaPos.com – Tiket berlaga di Liga 1 musim depan sudah berada dalam genggaman. Namun, Persik Kediri dan Persita Tengerang tetap fight pada laga final Liga 2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar nanti malam. Kedua tim berjanji tetap bermain ngotot. Bahkan pelatih Persik, Budiardjo Thalib, ingin membuktikan bahwa tim asuhannya layak promosi ke Liga 1 2020.

”Kami akan mempertontonkan permainan yang menarik dan menyuguhkan permainan yang baik. Agar seluruh masyarakat tahu bahwa Persik dan Persita ini memang layak ke Liga 1,” kata Budiardjo.
Sejatinya ini bukan pertemuan pertama bagi kedua tim. Pada babak delapan besar lalu, Persik dan Persita berada dalam satu grup yang sama. Saat itu, Persik mampu menundukan Persita dengan skor tipis 1-0 (14/11). Budiardjo pun ingin kemenangan itu kembali terulang. Apalagi ini laga final, Pelatih asal Makassar itu punya ambisi untuk bisa memboyong trofi Liga 2 ke Kediri. Ya, promosi memang sudah di tangan, tapi juara adalah gengsi.

”Memang babak delapan besar kemarin kami sudah menghadapi Persita. Tidak mudah karena mereka juga tim yang baik. Kemarin kami cetak gol lewat set pice. Untuk besok (hari ini, Red) kami akan berusaha untuk cetak gol dari play on,” kata pelatih berlisensi B AFC tersebut.
Bukan hanya Budiardjo yang berharap bisa keluar sebagai juara Liga 2. Tekad yang sama diungkapkan oleh striker Persik, Galih Akbar. ”Kami selaku pemain sudah siap 100 persen untuk laga final besok (nanti malam). Kami akan berusaha keras untuk jadi pemenang,” tandas Galih.

Sebaliknya, Persita tak mau tersungkur di laga final. Mereka memang terkendala dengan masa recovery yang singkat, yakni hanya dua hari. Namun, tim berjuluk Pendekar Cisadane tetap akan berjuang maksimal.

”Pertandingan final nanti, saya pikir siapapun pelatihnya pasti setiap pertandingan ingin meraih kemenangan. Tidak ada pelatih yang ingin kalah. Kami sudah siap,” kata asisten pelatih Persita Wiganda Saputra.

”Kami paham Persik banyak diisi pemain cepat. Pada babak delapan besar lalu kami juga kuwalahan menahan serangan Persik. Transisi negatif juga menjadi evaluasi karena sedikit lambat,” imbuh Wiganda.

Sementara itu pada sesi konferensi pers kemarin, pelatih kepala Persita, Widodo Cahyono Putro berhalangan hadir. Widodo baru saja kehilangan sang kakak saat mengantarkan Persita meraih tiket promosi, Namun, pada final malam nanti, Widodo sudah kembali mendampingi skuadnya di bench pemain.

Perkiraan Pemain
Persita (4-3-3): 23-Annas Fitranto (g); 21-Amarzukih, 55-Novrianto, 16-M. Roby (c), 27-Zikri Akbar; 11-M. Toha, 66-Asri Akbar, 5-Aditya Gigis; 10-Aldi Al Cahya, 29-Sirvi Arvani, 50-Chandra Waskito
Pelatih: Widodo Cahyono Putro

Persik (3-5-2): 71-Fajar Setya Jaya (g); 22-Ibrahim Sanjaya, 3-Obet Choiri, 2-Risna Prahalabenta; 97-Edo Febriansyah, 11-Ady Eko, 8-Taufiq Febriyanto, 6-Krisna Bayu, 13-Faris Aditama (c); 93-Galih Akbar, 19-Sandrian
Pelatih: Budiardjo Thalib

Stadion: Kapten I Wayan Dipta
Kick off pukul 19.00 WIB

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Nia


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads