JawaPos Radar

Liga 2 2017

Djanur Bertekad Bawa PSMS Kalahkan Persita

25/09/2017, 14:52 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Djanur Bertekad Bawa PSMS Kalahkan Persita
Djanur bertekad membawa PSMS menang saat menjamu Persita (M. Syafaruddin/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Eks pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, bertekad membawa PSMS Medang meraih kemenangan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Teladan, Senin (25/9) sore nanti. Kekalahan dari PSIS Semarang pada laga perdana menjadi cambuk bagi Legimin Raharjo dkk untuk meraih kemenangan di sisa laga 16-besar jika tak ingin kehilangan kesempatan mewujudkan mimpi promosi ke Liga 1.

Di tangan Djanur - sapaan akrab Djajang Nurjaman, memang belum bisa diukur sejauh mana perubahan di tim. Pasalnya, Djanur belum seminggu menangani PSMS. Dia baru memimpin dua kali latihan tim. Namun, publik Medan tentu tak mau hal itu menjadi alasan. PSMS dituntut menang, apalagi bermain di kandang sendiri.

"Kami harus menang, tidak ada istilah imbang apalagi kalah kalau mau aman melangkah ke babak selanjutnya. Tentunya untuk bisa berlaga di Liga 1 musim mendatang," beber Djanur seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Hanya saja PSMS sedang punya masalah. Mereka akan bermain tanpa dua mesin golnya. Dimas Drajad dipastikan absen karena mengalami cedera saat bersua PSIS. Tentu saja ini hal yang buruk bagi persiapan PSMS. Pasalnya sejauh ini PSMS tak punya banyak opsi di lini depan.

Opsi striker tinggal ada pada Reza Fahlevi Sitorus dan Dwi Chandra. Sebagai catatan kedua pemain itu jarang mendapatkan kesempatan tampil. "Sudah kami siapkan penggantinya yang menurut kami meski kualitasnya tidak sama, namun paling tidak bisa menggantikan peran Dimas sebagai striker," imbuh Djanur.

PSMS berharap pada gelandang lainnya seperti Zulfikar, Frets, dan Choiril yang masing-masing sudah mencetak satu gol. Keseimbangan lini tengah menjadi tugas Legimin dan Fredyan Wahyu. Kabar baiknya, lini belakang akan kembali diperkuat bek andalannya, Hardiantono yang sudah kembali dari sanksi akumulasi.

(epr/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up