alexametrics
Liga 1 2019

David Da Silva: Saya dan Balde Sepakat Saling Bantu di Persebaya

25 Juli 2019, 17:00:43 WIB

JawaPos.com – David da Silva tampak santai saat tiba di lapangan Polda Jatim, Surabaya, Rabu sore (24/7). Pemain berusia 29 tahun itu masih mengenakan busana kasual. Padahal, sesi latihan Persebaya Surabaya menyisakan sekitar lima menit saja.

Ya, Da Silva datang memang bukan untuk berlatih. Dia hanya ingin bertemu dengan rekan-rekan satu timnya. Maklum, pemain asal Brasil tersebut baru tiba di Surabaya Senin malam (22/7). Begitu sesi latihan tuntas, dia langsung mendekati Rendi Irwan dkk. Da Silva kemudian menyalami kolega-koleganya di tim.

Persebaya Surabaya

Tapi, saat bertemu Amido Balde, Da Silva langsung berhenti. Keduanya berpelukan. Kemudian saling menyempatkan waktu berbincang. Setidaknya, hampir empat menit dua pemain itu terlibat obrolan ringan. Akrab. ’’Saya dan Balde sepakat untuk saling membantu agar Persebaya bisa meraih kemenangan,’’ kata pemain berkepala plontos tersebut.

Menurut Da Silva, tak ada alasan baginya untuk bersaing dengan Balde. Dia juga sama sekali tak mempermasalahkan adanya dua striker dalam satu tim. ’’Tidak penting ada satu atau dua striker. Kami bertarung bukan dengan sesama pemain, tapi bertarung untuk tim (Persebaya). Saya harap bisa membawa Persebaya menang di setiap laga,’’ tambah pemain yang sempat dicoret Bhayangkara FC itu.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman sepakat dengan Da Silva. Pelatih yang disapa Djanur tersebut senang karena Green Force memiliki dua striker asing. Dengan begitu, daya gedor bisa makin mematikan. Apalagi, Da Silva memiliki statistik apik. Musim lalu dia mampu mencetak 20 gol bersama Green Force di Liga 1.

Djanur juga berpeluang mengubah skema. Selama ini Persebaya identik dengan satu striker murni dengan skema 4-3-3. Namun, formasi pakem tersebut bisa saja diubah seiring dengan datangnya Da Silva. Ada kans bagi Balde dan Da Silva untuk berduet di lini depan. ’’Kalau saya punya dua pemain seperti itu (Balde dan Da Silva), tinggal pintar-pintar saya, apakah mengubah skema atau seperti apa,’’ terang pelatih 60 tahun tersebut.

Namun, duet Da Silva dan Balde bisa saja terwujud apabila proses naturalisasi Otavio Dutra berjalan lancar. Saat ini Green Force sudah memiliki empat pemain asing. Jika Dutra menjadi WNI, maka Djanur tak perlu mendepak satu pemain asing untuk memberikan tempat kepada Da Silva.

Untung, proses naturalisasi Dutra menunjukkan progres positif. Saat ini pemain asal Brasil itu tengah berada di Jakarta. ’’Mudah-mudahan proses naturalisasi Dutra lancar, jadi nggak ada pemain yang saya buang,’’ kata mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Kehadiran Da Silva memberikan angin segar bagi Persebaya. Kapten Persebaya Ruben Sanadi tak menampik hal itu. ’’Adanya Da Silva ini membawa aura positif bagi tim,’’ terang pemain 32 tahun tersebut.

Maklum, sebelumnya, Green Force memang dalam tren kurang oke. Dari empat laga terakhir, mereka belum merasakan kemenangan. Menelan dua kekalahan dan dua hasil imbang. ’’Semoga kedatangan Da Silva bisa membuat Persebaya berbicara di putaran kedua nanti,’’ tambahnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads