JawaPos Radar

Piala Gubernur Kaltim

Nasib Sial Madura United Bernama Adu Penalti

25/02/2018, 08:05 WIB | Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Madura United, Persebaya Surabaya, Piala Gubernur Kaltim, Gomes de Oliveira,
Belum kering di ingatan Pelatih Madura United Gomes de Oliveira saat timnya tersingkir dari Piala Presiden 2018 setelah kalah adu penalti dengan Bali United. (M. Syafaruddin/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Madura United kembali tidak beruntung adu tendangan penalti. Madura United kembali dikalahkan oleh Persebaya Surabaya melalui adu penalti dengan skor 4-5. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal usai.

Belum kering di ingatan Pelatih Madura United Gomes de Oliveira saat timnya tersingkir dari Piala Presiden 2018 setelah kalah adu penalti dengan Bali United. Sabtu (24/2) malam ini mereka harus menyerah di tangan Persebaya, juga lewat adu penalti.

“Sekali lagi kami kalah dalam tendangan penalti. (Tapi) kami sudah tampil dengan performa terbaik. Para pemain juga berjuang untuk memenangkan pertandingan,” ucap Gomes selepas pertandingan di Stadion Batakan, Balikpapan.

“Penampilan para pemain tidak mengecewakan. Mereka telah berjuang keras untuk memenangkan pertandingan,” imbuh nakhoda asal Brasil tersebut. Dua kali kalah dalam adu penalti membuat Gomes kian mengetahui kelemahan timnya.

“Hari ini kami bisa menilai di mana posisi kami saat ini. Apa yang harus kami naikkan. Kami tahu apa yang harus kami perbaiki ke depan. Mudah-mudahan kami bisa menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Penyerang sayap Madura United Bayu Gatra menambahkan, kekalahan atas Persebaya menjadi pelajaran berharga untuk timnya. “Sekarang kami tahu kekurangan kami di mana, di sektor apa. Mungkin coach akan mencarikan solusinya,” ucap Bayu.

(saf/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up