Alasan Panpel Arema Tolak Berikan Kuota Tiket kepada Bonek

24 September 2022, 23:40:27 WIB

JawaPos.com-Manajemen Arema FC menyatakan menolak memberikan kuota tiket untuk pendukung Persebaya Surabaya alias Bonek.

Arema akan menjamu Persebaya pada laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 1 Oktober mendatang.

“Kami dan Aremania sepakat untuk tidak memberikan kuota kepada suporter tim tamu. Ini juga sesuai dengan perjanjian yang disepakati di Polda Jatim pada 2006. Di sana disebutkan bahwa kedua pendukung tidak saling mengunjungi,” kata Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dikutip dari Antara.

Haris menuturkan bahwa manajemen dan perwakilan Aremania sudah bertemu. Hasilnya, ada delapan poin kesepakatan. Termasuk salah satunya adalah tidak menyediakan kuota untuk pendukung Persebaya.

“Hal itu semata-mata dilakukan untuk kepentingan bersama dan menjaga Malang Raya tetap kondusif,” ucap Haris.

Poin lain yang telah disepakati adalah Aremania diminta untuk tidak melakukan sweeping kendaraan bermotor yang memiliki nomor polisi L atau berasal dari Surabaya dan sekitarnya.

Kemudian, Aremania akan memberikan sanksi kepada suporter yang melakukan aksi vandalisme, tindakan pencopetan, dan masuk ke stadion tanpa tiket.

Aremania juga meminta skuad Singo Edan mengantongi tiga poin penuh pada laga panas tersebut.

Selain itu, Aremania meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk memberikan pengawalan terhadap pendukung Arema yang berasal dari luar kota.

Aremania yang ada di wilayah Malang Raya juga sepakat untuk menyediakan konsumsi bagi pendukung yang berasal dari luar kota. Itu termasuk mengatur kepulangan. Dan jika harus menginap, maka akan dilakukan di Stadion Kanjuruhan.

“Kesepakatan itu juga meminta pihak berwajib dan manajemen Arema FC untuk menertibkan akun media sosial yang melakukan tindakan provokatif,” kata Haris.

Aremania juga meminta para petugas keamanan untuk memeriksa dan memperketat pengamanan pada pintu-pintu masuk. Ini agar tidak ada penyusup ke dalam stadion yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Haris menambahkan bahwa langkah antisipasi yang dilakukan sejak satu pekan sebelum pertandingan tersebut bertujuan agar pertandingan tetap aman dan kondusif.

“Melalui pertimbangan yang matang, maka diputuskan panpel mematuhi arahan polisi dengan tidak memberikan kuota pada pendukung Persebaya di Kanjuruhan. Selain itu, Aremania juga menyoroti provokasi di sosial media, ini yang harus kita redam bersama,” ujarnya.

Jelang laga ini, kedua tim berada dalam posisi yang agak bertolak belakang. Arema di bawah asuhan pelatih anyar Javier Roca perlahan mulai bangkit. Sedangkan Persebaya menelan tiga kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir.

Arema saat ini menempati urutan kesembilan klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 14 poin. Sedangkan Persebaya di peringkat ke-14 terpaut hanya empat poin.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads