alexametrics
Timnas Indonesia

Pengalaman Luar Negeri Irfan, Andik, dan Evan Bisa Membantu Timnas

24 Agustus 2019, 18:00:10 WIB

JawaPos.com – Timnas Indonesia merencanakan dua kali menjalani uji coba menjelang melawan Malaysia di ajang kualifikasi Piala Dunia pada 5 September. Uji coba dijadwalkan pada 25 dan 29 Agustus. Pada 25 Agustus timnas melawan tim Liga 2 dan 29 Agustus menghadapi Bhayangkara FC.

Dalam dua uji coba itu, pelatih timnas Simon McMenemy punya rencana khusus. Dia berharap Tim Garuda punya dua formasi berbeda untuk lawan Malaysia. Formasi yang bakal mengejutkan dan tidak diperkirakan sebelumnya.

Seusai training camp hari kedua di Stadion Pakansari, Bogor, tadi malam (23/8), McMenemy menyatakan bahwa anak asuhnya bakal menempati posisi baru di tim. Bukan posisi yang biasanya diberikan kepada para pemain ketika berkompetisi bersama klub. ’’Kami butuh opsi lain. Ini adalah sepak bola internasional. Kami harus bisa kasih kejutan agar punya kesempatan menang lebih besar,’’ ujarnya.

Alasan tentang sepak bola internasional itu juga yang jadi jawaban ketika dia memanggil banyak pemain naturalisasi, yang usianya sudah di atas 30 tahun. Dia berharap pengalaman para pemain bisa jadi bekal bagus untuk menghadapi Malaysia. ’’Irfan Bachdim, misalnya, sudah pernah bermain di Thailand dan Jepang. Di luar itu, ada Andik (Vermansah) dan Evan Dimas. Agar semua pemain bisa saling belajar dari pengalaman tersebut,’’ tuturnya.

Hal lainnya, para pemain naturalisasi itu adalah yang terbaik dalam Liga 1. Mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut melihat para pemain itu bakal memberikan sesuatu yang spesial untuk timnas. Mereka akan melakukan pekerjaan yang baik untuk Merah Putih. ’’Banyak orang ingin kami memainkan pemain muda, saya mengerti itu. Tapi, saya merasa yang lebih diinginkan adalah Indonesia bisa menang. Ketika timnas menang, semua senang,’’ tegasnya.

Pemain naturalisasi itu juga sedikit tidak terbaca oleh lawan. Bachdim, misalnya. Walau jarang jadi starter di Bali United, kemampuan dia bisa mengejutkan lawan jika dimainkan. ’’Riko Simanjuntak tidak saya panggil karena orang sudah tahu gaya permainannya, dia main terus. Tapi, saya bilang ke Riko, dia pasti akan kembali,’’ paparnya. ’’Irfan di sini karena punya pengalaman yang orang lain tidak punya,’’ lanjutnya.

Pelatih asal Skotlandia itu menjelaskan, sejauh ini timnya cukup solid. Meski kondisi para pemain ketika bergabung ke timnas tidak ideal karena menjalani kompetisi yang padat, dia melihat komitmen skuadnya untuk bersatu sangat kuat. ’’Saya juga memberikan banyak aktivitas di luar lapangan. Makan malam dan sarapan bersama. Juga, ada hiburan sedikit untuk tim agar pemain merasa seperti keluarga,’’ terangnya.

Hal tersebut dibenarkan Ferdinand Sinaga. Walau sudah tiga tahun tidak bergabung bersama timnas, dia melihat skuad yang ada saat ini sangat solid. Bahkan, pemain PSM Makassar itu tidak memikirkan persaingan di lini depan. ’’Yang penting, siapa yang dipilih, dia harus memberikan yang terbaik. Kalau dipercaya, saya akan memberikan yang terbaik yang saya punya,’’ tegasnya.

Andhika Wijaya juga angkat bicara. Walau kali pertama dipanggil ke timnas, pemain Bali United itu mengaku tidak kesulitan untuk beradaptasi. ’’Semua membantu di sini. Saya juga bisa menggali pengalaman dari pemain senior,’’ ujarnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads