
Damian Lizio langsung dipantau Djanur di laga debutnya bersama Persebaya.
JawaPos.com - Saat Persebaya Surabaya menjamu Persidago Gorontalo, Sabtu (23/2), seharusnya yang memimpin tim dari pinggir lapangan adalah asisten pelatih Bejo Sugiantoro. Faktanya, yang ada di pinggir lapangan justru pelatih kepala Djadjang Nurdjaman. Padahal pria yang karib disapa Djanur itu tengah menjalani lanjutan kursus pelatih lisensi AFC Pro.
Djanur memang tengah menjalani program modul ke-6 dalam kursus lisensi kepelatihan AFC Pro di Kabupaten Batu. Sejatinya, kursus itu akan berakhir pada Senin (4/3) mendatang. Tapi, Djanur -sapaan Djadjang- ternyata hadir langsung di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pelatih asal Malajelengka itu rupanya meminta izin agar bisa mendampingi skuad Green Force. "Sebenarnya hampir tidak diizinkan. Tapi akhirnya diperbolehkan juga," katanya.
Jarak antara Surabaya dan Batu yang relatif dekat membuat Djanur tak ragu untuk mendampingi tim. Dia berangkat dari Batu pada Sabtu pagi, dan tiba di Surabaya siang harinya. Memang, jika melalui jalur darat, perjalanan dari Batu ke Surabaya bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 jam saja.
"Saya sengaja datang untuk melihat sisi lain tim. Saya ingin melihat langsung adaptasi Lizio dengan pemain lain seperti apa," kata pelatih 54 tahun itu.
Ternyata, kehadiran Djanur mampu membuat Damian Lizio tampil trengginas. Buktinya, dia langsung mencetak satu gol dan satu assist dalam laga debut kontra Persidago.
Meski begitu, Djanur tak berlama-lama di Surabaya. Setelah laga, dia langsung kembali bertolak ke Batu. Sebab, dia harus menuntaskan program lisensi AFC Pro. Karena program itu pula, Djanur dipastikan absen kala Green Force menghadapi Perseru Serui (2/3) nanti di ajang Piala Presiden 2019.
Skuad Green Force rencananya akan berangkat ke Bandung pada Kamis (28/2) nanti. Persebaya berada di Grup A Piala Presiden bersama Persib Bandung. Laga di Grup A memang akan dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Itu sekaligus menjadi momen pulang kampung bagi Djanur.
"Tapi saya pasti baru bisa bergabung setelah tanggal 4 Maret. Jadi di laga pertama saya masih absen," terang dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
