Pemain Senior Deltras Bawa Tim Junior Juara dan Naik Level

23 November 2022, 12:40:04 WIB

JawaPos.com-Tim junior Deltras FC baru terbentuk bulan lalu. Tapi, mereka langsung menorehkan prestasi. Deltras FC U-13 dan U-15 sama-sama juara Soeratin Cup Askab PSSI Sidoarjo.

Deltras U-13 sudah meraih capaian itu pekan lalu. Sementara seniornya baru saja memastikan gelar tersebut setelah menang 15-0 atas Putra Jabon (20/11). Kemenangan itulah yang memastikan gelar. Deltras U-15 berada di puncak dengan torehan 10 poin dari empat laga.

’’Tentu sangat bersyukur. Apalagi, saya sempat deg-degan. Ini kali pertama saya jadi pelatih. Rasanya tegang,’’ kata asisten pelatih Deltras U-15 Martinus Novianto kepada Jawa Pos.

Dia melihat anak asuhnya tampil cukup agresif. Apalagi sampai unggul lebih dari 10 gol. ’’Pemain tahu kalau harus menang. Tapi, saya tidak memprediksi kalau skornya sampai 15-0,’’ tambahnya.

Karena sama-sama juara, baik U-13 maupun U-15 akan tampil di Soeratin Cup Asprov PSSI Jatim. Martinus meminta anak asuhnya tidak jemawa. Sebab, dia tahu tantangan yang dihadapi bakal lebih berat.

’’Evaluasi ke depan pasti ada. Yang jelas, saya akan mengikuti arahan head coach. Apa saja detail yang perlu dibenahi, nanti dikerjakan bareng,’’ beber pria asli Gunungkidul itu.

Tim U-13 juga bakal bersiap untuk Soeratin Cup Asprov PSSI Jatim. Performa mereka memang lebih mentereng. Deltras U-13 menyapu bersih empat laga dengan kemenangan.

’’Tentu kami bersyukur atas hasil ini. Tapi, anak-anak tetap tak boleh berpuas diri, karena perjalanan masih sangat panjang. Terlebih untuk karier sepak bola mereka,’’ kata pelatih Deltras U-13 Aldy Priambodo.

Sampai saat ini, belum ada jadwal resmi Soeratin Cup Asprov PSSI Jatim. Tapi, asisten pelatih Deltras U-13 Rendi Irwan memastikan persiapan akan dilakukan dengan matang.

’’Tetap akan ada evaluasi yang kami lakukan. Apalagi, lawan yang kami hadapi akan jauh lebih kuat. Nantinya akan ada klub yang berasal dari Surabaya atau Banyuwangi yang bisa jadi ancaman,’’ beber Rendi.

Martinus juga akan menggeber para pemainnya. Tapi, tentu saja tidak dengan gaya seperti saat berlatih di tim senior. Selama menjadi pelatih, Martinus lebih senang melakukan pendekatan secara personal.

’’Kalau ada pemain yang melakukan kesalahan, saya tidak pernah marah. Saya bimbing, saya ajari sampai mereka mengerti. Itu lebih bagus untuk pemain muda,’’ ucapnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/ali

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads