alexametrics

Kabar Baik bagi Persebaya, Koko Mulai Bisa Joging Keliling Lapangan

23 November 2021, 23:55:40 WIB

JawaPos.com-Koko Ari Araya masih menjalani pemulihan cedera. Dia menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL) lutut kanan Juni lalu. Tapi, pemain 21 tahun itu tetap dibawa ke Jogjakarta. Apa alasannya? Padahal, pemain jebolan tim internal HBS itu belum bisa dimainkan.

’’Justru Koko harus terus ikut dengan tim. Karena tim dokter dan semua terapis kan kami bawa ke Jogjakarta. Jadi, kalau Koko ditinggal di Surabaya, siapa yang memantau kondisinya?’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso kepada Jawa Pos.

Hanya, Koko masih harus berlatih secara terpisah. Beruntung, kondisi Koko mulai membaik. ’’Koko mulai bisa lari. Juga melakukan joging keliling lapangan,’’ jelas mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana terus mengawasi kondisi Koko. Dia juga tidak bisa memberi materi latihan yang sembarangan. Selama latihan terpisah, tim dokter hanya memberi materi yang ringan.

’’Masih tetap pada materi (latihan) untuk rehabilitasi ACL, fokusnya di penguatan otot,’’ jelas dokter yang akrab disapa Tommy tersebut. Sejauh ini, tim dokter melihat tidak ada kendala dalam proses recovery Koko. ’’Semua masih on progress,’’ tambahnya.

Meski begitu, Tommy tetap akan melakukan pemantauan. Sebab, ACL bukanlah cedera ringan. Apalagi, ini adalah cedera panjang pertama yang dialami Koko.

Meski sudah membaik, Koko tidak akan bisa langsung merumput di seri 3. Tim dokter akan melihat progresnya terlebih dahulu. ’’Kami tunggu proses rehab selama enam bulan pascaoperasi. Semoga bisa langsung merumput,’’ terang Tommy.

Saat ini proses recovery Koko baru memasuki bulan keempat. Artinya, masih ada waktu dua bulan bagi arek Bogangin, Karangpilang, tersebut untuk melakukan recovery.

Sejatinya, Koko merupakan pilihan utama di posisi bek kanan. Penampilannya menanjak sejak ikut mengantar Persebaya juara Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Dia sampai mendapat panggilan dari timnas senior. Sayang, di timnas itu pula, dia mendapat cedera ACL di lutut kanan.

Di posisi bek kanan, sebenarnya masih ada M. Syaifuddin. Tapi, selama ini Ady Setiawan lebih sering dipilih untuk mengisi pos tersebut. Ternyata, pilihan itu tidak salah. Pemain 27 tahun tersebut mampu tampil cemerlang sebagai bek kanan.

Dalam 12 laga, dia mampu mencatat 2 assist, 39 intersep, dan 19 sapuan.

Dengan dibawanya Koko, praktis hanya Satria Tama yang ditinggal di Surabaya. ’’Satria memang kami tinggal karena baru saja menjalani operasi lutut,’’ kata Aji.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/ali



Close Ads