Zulham Zamrun Menangis di Pelukan Fakhri Husaini

23 September 2022, 16:22:54 WIB

JawaPos.com-Pelatih Persela Lamongan Fakhri Husaini langsung memeluk Zulham Zamrun setelah wasit M. Fadli meniupkan peluit panjang. Dia memeluk kapten Persela itu cukup lama.

Zulham pun menangis di pelukan Fakhri. Menangis bahagia. Sebab, Persela akhirnya bisa meraih kemenangan perdana di Liga 2. Kemenangan perdana itu juga diraih di Stadion Surajaya saat menjamu Persipa Pati kemarin (22/9).

’’Saya bisa merasakan betul apa yang dirasakan Zulham. Keharuan yang luar biasa. Kerinduan atas sebuah kemenangan,’’ jelas Fakhri soal pelukan dengan Zulham. ’’Kalau tidak malu, saya ikut nangis tadi,’’ lanjutnya.

Ya, Persela akhirnya menang kemarin sore. Menang dengan skor 2-1 atas Persipa di Stadion Surajaya. Meski sempat kebobolan melalui Tri Handoko Putro pada menit ke-45, Persela mampu bangkit dan membalas dengan dua gol lewat Akbar pada menit ke-50 dan Zulham dari eksekusi penalti (89’).

Fakhri mengaku sengaja memeluk kapten Persela itu. Sebab, Zulham sudah membuktikan komitmen yang luar biasa kepada tim berkostum biru muda tersebut.

’’Dia yang menemui suporter ketika kami ditahan imbang Gresik United (17/9). Dia berjanji di hadapan suporter akan memberikan kemenangan kepada Persela,’’ ujarnya.

Dan, itu terbukti kemarin sore. Meski sudah berusia 34 tahun, Zulham bermain sangat luar biasa sepanjang pertandingan. Memimpin sebagian besar pemain Persela yang masih berusia muda untuk tidak putus asa meraih kemenangan.

’’Dia juga bisa buktikan kualitas, saat ini menjadi top scorer sementara dengan 5 gol,’’ ungkapnya.

Fakhri juga salut dengan perjuangan pemainnya. Meski tertinggal, anak asuhnya tidak menyerah. ’’Mereka ingin berikan kebahagiaan untuk suporter. Dan kemenangan ini memang untuk suporter yang tidak berhenti memberi dukungan kepada kami,’’ ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persipa Nazal Mustofa mengatakan sudah tahu tuan rumah bakal menang. Hal itu sudah terlihat dari kepemimpinan wasit yang dinilai kurang adil sepanjang pertandingan.

’’Maklum, karena Persela mengincar poin penuh karena beberapa kali kehilangan poin di kandang,’’ sindir Nazal.

Meski begitu, dia tetap bangga atas permainan Laskar Saridin. Anak asuhnya sudah bermain sesuai instruksinya. ’’Sesuai janji, kami tetap bermain menyerang di kandang lawan. Sayang, kami kurang beruntung,’’ bebernya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : rid/c17/bas


Close Ads