alexametrics
Penerangan Stadion

Persebaya Terancam Gagal Dapatkan Lisensi AFC Gara-gara Stadion GBT

23 Juli 2019, 16:50:08 WIB

JawaPos.com – Manajemen Persebaya Surabaya sedang berupaya mendapatkan lisensi AFC. Sayang, ada kendala yang harus dibereskan agar lisensi bisa diperoleh.

Salah satunya soal penerangan stadion. Saat ini kapasitas penerangan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, hanya mencapai 830 luks. Padahal, untuk bisa lolos dan mendapat lisensi AFC, stadion harus memiliki penerangan minimal 1.200 luks. Nah, hal itulah yang membuat manajemen bingung lantaran belum ada kepastian penambahan kapasitas penerangan. Apalagi, dalam laga kontra Tira Persikabo (21/7), lampu Stadion GBT sempat mati.

Persebaya Surabaya

Menurut Sekretaris Persebaya Ram Surahman, pihaknya sudah menyampaikan soal itu kepada Dispora Surabaya selaku pengelola Stadion GBT awal tahun ini. ’’Ada 40 titik lampu yang mati,’’ kata Ram. Nah, dia berharap titik yang belum menyala itu segera dimaksimalkan. Sayang, hingga saat ini belum ada tanda-tanda untuk menghidupkan 40 titik tersebut. ’’Kami nggak tahu prosedurnya seperti apa. Karena kami kapasitasnya kan hanya sebagai penyewa,’’ tambah dia.

Manajemen Persebaya bahkan sudah wadul ke DPRD Kota Surabaya saat melakukan hearing dengan komisi B (16/7). Mereka berharap penambahan kapasitas lampu stadion bisa tuntas sebelum 15 Agustus. ’’Karena 15 Agustus itu batas akhir (verifikasi). Kalau tidak bisa (ditambah), ya kemungkinan besar lisensi AFC kami gagal,’’ terang pria asli Gresik tersebut.

Karena itu, masih ada tiga pekan untuk menambah kapasitas penerangan. Kalaupun akhirnya gagal, Ram memastikan bahwa Persebaya tak punya alternatif stadion lain sebagai pengganti. ’’Karena home base kami selama ini di sini (GBT) kan. Jadi, nggak mungkin diganti. Makanya, kami terus komunikasi dengan teman-teman di dispora,’’ ungkap Ram.

Meski ada di papan tengah, kans Persebaya berlaga di kompetisi Asia musim depan belum sepenuhnya tertutup. Sebab, kompetisi belum separo jalan. Apabila lolos verifikasi AFC, motivasi penggawa Green Force tentu bertambah. Apalagi, saat ini kondisi mereka kurang oke. Dari empat laga, Ruben Sanadi dkk nihil kemenangan. Yakni, menelan dua kekalahan dan dua hasil imbang.

Untung, Persebaya memiliki waktu recovery yang cukup panjang sebelum bersua Semen Padang Minggu nanti (28/7). Waktu recovery panjang itu dimanfaatkan betul untuk menjaga kondisi. Buktinya, skuad Green Force diliburkan dua hari setelah melawan Tira Persikabo (21/7). Mereka baru berlatih pada Rabu (24/7). ’’Sebelumnya, jadwal kami memang cukup padat. Pemain saya juga manusia, pasti merasakan kelelahan,’’ kata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads