alexametrics
Liga 1 2019

Pelatih Persela Nil Maizar: Bersyukur Rebut Poin dengan 10 Pemain

23 Juli 2019, 16:05:53 WIB

JawaPos.com – Lucky Wahyu masih bingung dengan keputusan wasit Aprisman Aranda yang memberinya kartu merah di laga Barito Putera kontra Persela Lamongan di Stadion Demang Lehman, Martapura (22/7). Lebih-lebih dengan kartu kuning pertama pada menit ke-26. Apalagi, dengan diusirnya dia dari lapangan, laga yang dijalani Persela menjadi sangat berat. Sebab, Lucky harus meninggalkan lapangan ketika pertandingan baru berjalan 34 menit.

Karena itu pula, Persela merasa sangat bersyukur bisa mengakhiri pertandingan dengan kepala tegak. ’’Tentu kami sangat bersyukur. Bermain dengan sepuluh pemain ketika Lucky Wahyu mendapatkan kartu merah, kami bisa meraih poin di sini (Martapura, Red),’’ kata pelatih Persela Nil Maizar.

Persela Lamongan

Memang hasil akhir tidak seperti yang ditargetkan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Ketika ke kandang Barito, Persela menegaskan datang untuk meraih kemenangan. Tapi, bagaimanapun juga, Persela tetap bisa pulang dengan tersenyum dari markas Barito. Sebab, Eky Taufik dkk berhasil mencuri satu poin dari Laskar Bekantan Hamuk.

Ya, Persela sukses menahan imbang Barito dengan skor 0-0 dalam laga tadi. Hasil seri itu membuat Persela berhasil merebut poin perdana di kandang lawan musim ini. Raihan satu poin tersebut sekaligus melanjutkan tren positif Persela yang selalu meraih poin dalam dua laga sebelumnya.

Sementara itu, Bali United berhasil mengalahkan PSS Sleman 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Tiga di antara empat gol tersebut tercipta dari titik penalti. Bali United membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui sepakan 12 pass Ilija Spasojevic setelah bek PSS Bagus Nirwanto menjatuhkan Paulo Sergio di kotak terlarang. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu menambah keunggulan setelah bek PSS Asyraq Gufron melakukan gol bunuh diri.

PSS sempat memperkecil keunggulan setelah mendapatkan hadiah penalti akibat Kushedya Hari Yudo dijegal Brwa Nouri di kotak terlarang (65′). Yevhen Bokhashvili yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Namun, Bali United berhasil menambah gol lagi-lagi melalui tendangan penalti Melvin Platje (83′).

’’Secara taktik, kami memang kalah. Gol pertama dari titik penalti juga membuat pemain kami down. Babak kedua kami sempat bangkit. Tapi, ketika mulai menemukan irama pertandingan, kami harus kembali dihukum penalti yang membuat down kembali,’’ tutur pelatih PSS Seto Nurdiantoro.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads