alexametrics

Bebarengan dengan FIFA Matchday, Persija vs Persiraja Tetap Bergulir

23 Januari 2022, 12:14:28 WIB

JawaPos.com-PSSI melakukan perubahan jadwal pertandingan uji coba FIFA Matchday yang mempertemukan tim nasional Indonesia melawan Timor Leste.

Awalnya, pertandingan itu digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 24 dan 27 Januari. Namun, karena para pemain Timor Leste baru selesai menjalani karantina pada 24 Januari, pertandingan tersebut dijadwal ulang menjadi 27 dan 30 Januari.

Leg pertama Indonesia kontra Timor Leste tidak berbenturan dengan schedule Liga 1. Pertandingan itu berlangsung saat Liga 1 masih break. Namun, tidak dengan leg kedua. Leg kedua berbarengan dengan laga pertama matchweek ke-22 Liga 1.

Pada 30 Januari, Persija Jakarta dijadwalkan bertanding melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Itu adalah venue yang sama dengan pertandingan Indonesia melawan Timor Leste. Lalu, bagaimana jalan keluarnya?

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno menjelaskan, ada dua opsi yang bisa diambil. Pertama, pertandingan Persija melawan Laskar Rencong –julukan Persiraja– tetap digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Namun, pertandingan yang awalnya digelar pukul 20.45 WIB atau 21.45 Wita dimajukan menjadi sore pukul 15.15 WIB atau 16.15 Wita. Jika opsi itu tidak diambil, pertandingan tetap dimainkan sore, tetapi dipindah ke stadion lain.

”Misalnya, menggeser pertandingan Persija melawan Persiraja ke Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar. Ini yang sedang kami setting. Kalaupun harus dipindah ke venue lain, tidak sulit bagi kami untuk memindahkannya,” tutur mantan Kapolda Lampung itu kepada Jawa Pos melalui sambungan telepon kemarin.

Sudjarno menerangkan, pertandingan yang mempertemukan Macan Kemayoran –julukan Persija– dengan Laskar Rencong tidak bisa dijadwal ulang ke tanggal lain. Meski, pertandingan itu berbarengan dengan FIFA Matchday.

Sudjarno mengungkapkan, LIB dan PSSI sudah berdiskusi dan mengambil jalan terbaik.

”Salah satu pertimbangannya, kami mau mengejar kompetisi selesai 29 Maret,” tegas mantan kepala Pusat Studi Manajemen Keamanan Dit Jianbang Sespim Polri tersebut.

Selain itu, Persija hanya mengirimkan satu pemain untuk timnas. Yaitu, Syahrian Abimanyu. Itu pun statusnya pemain baru. Sama sekali belum menjalani debut pertandingan bersama Macan Kemayoran. Di sisi lain, Persiraja sama sekali tidak menyumbangkan pemainnya untuk timnas.

”Dalam menyusun jadwal, kami mempertimbangkan banyak hal. Kami melihat ada berapa pemain dari sebuah klub yang dipanggil timnas. Jadi, kami juga berdiskusi dengan PSSI,” tegas Sudjarno.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : fiq/c17/bas

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads