alexametrics

Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Turun Langsung Periksa Vigit Waluyo

23 Januari 2019, 12:30:23 WIB

JawaPos.com – Satgas Antimafia Bola akhirnya mendapat akses untuk memeriksa Vigit Waluyo alias VW di Lapas Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka sudah mengantongi surat izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjenpas Kemenkumham) terkait pemeriksaan tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono. Dia menyebut pemeriksaan VW langsung dipimpin oleh Wakil Komandan Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Krishna Murti.

”Vigit Waluyo akan diperiksa hari Kamis (24/1),” kata pria yang akrab dipanggil Argo itu. Artinya, Krishna akan datang memeriksa VW besok (24/1).

Apa saja materi pemeriksaan VW? Argo enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut. Yang jelas, nanti ketika Satgas Antimafia Bola benar-benar sudah memeriksa dan menemukan hasil, publik akan segera diinformasikan secepatnya. “Sabar dulu ya,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Dia mengungkapkan untuk saat ini belum bisa berkomentar banyak terkait pemeriksaan itu. Sebab, Satgas Antimafia Bola sejauh ini masih akan melaksanakan pemeriksaan sesuai kebutuhan. “Tim akan bekerja tuntas,” tegasnya.

Walau baru memeriksa besok, polisi dengan bintang satu di pundak itu menuturkan Satgas Antimafia Bola sudah bertolak ke Surabaya sejak kemarin. Nanti setelah melakukan pemeriksaan akan ada langkah lanjutannya. Artinya, kasus VW akan terus bergulir hingga tuntas.

Seperti diketahui VW merupakan dalang dari pengaturan skor di Liga 2. Dia akan dijadikan jembatan oleh Satgas Antimafia Bola untuk masuk menyelidiki dugaan pelanggaran di Liga 2.

“Saudara VW ketika diperiksa berarti untuk pintu masuk ke Liga 2,” imbuh Dedi.

Sejauh ini memang Satgas Antimafia Bola masih berfokus untuk menyelidiki kasus yang ada di Liga 3. Sudah ada 10 orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berdasarkan satu laporan yakni dari mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryanti. Sedangkan VW sendiri ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pengaturan skor lewat klub PSMP Mojokerto Putra.

Mantan wakil kepala Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) itu menjelaskan bahwa Satgas Antimafia Bola punya skala prioritas dalam melaksanakan tugas. “Mana yang harus segera diselesaikan oleh satgas,” imbuhnya. Setelah Liga 3, kata dia, satgas tersebut pasti akan naik ke Liga 2. Kemudian naik lagi sampai ke Liga 1.

Yang pasti, Polri ingin kompetisi sepak bola yang dirancang bakal bergulir kembali Mei mendatang harus sudah bersih dari mafia bola. “Sebelum liga itu bergulir, InsyaAllah satgas akan bekerja sangat keras untuk menyelesaikan mafia pengaturan skor yang ada di liga-liga. Baik Liga 3, Liga 2, maupun Liga 1,” kata Dedi tegas.

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa Satgas Antimafia Bola menjalankan tugas berdasar fakta hukum. Karena itu, perkembangan kerja mereka juga bergantung dengan hasil pemeriksaan, temuan, maupun barang bukti. “Yang saat ini sudah ada di satgas,” imbuhnya. Untuk itu pula, mereka memeriksa orang-orang terkait kasus yang mereka tangani.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (rid)



Close Ads
Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Turun Langsung Periksa Vigit Waluyo