alexametrics

Kental Nuansa Aparat dan Lingkaran Istana dalam Bursa Ketum PSSI

22 Agustus 2019, 16:43:34 WIB

JawaPos.com–PSSI memang belum mengumumkan jadwal pendaftaran untuk Caketum dan Waketum PSSI. Namun, gerilya untuk mencari dukungan sudah dilakukan sejumlah calon. Salah satunya Komjen Pol M. Iriawan. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu sudah melakukan safari ke beberapa Asprov untuk memperkenalkan diri.

Iwan bahkan sudah memperkenalkan pendampingnya di salah satu restoran kawasan Jakarta Pusat kemarin. Sosok yang bakal mendampinginya adalah Mayjen TNI Cucu Sumantri. Iwan tak ragu menggandeng petinggi TNI itu. Sebab, Cucu dianggapnya punya pengalaman yang banyak dalam sepak bola. ’’Beliau punya semangat juang tinggi dan akan dukung saya maksimal. Pemahaman akan sepak bolanya mumpuni,’’ tuturnya.

Latar belakang Iwan sebagai anggota Polri, dan Cucu dari TNI, diyakini menjadi senjata ampuh untuk memberantas mafia bola. ’’Nanti mafia lawannya TNI-Polri loh, saya kira kami berdua sudah komitmen untuk itu,’’ ingatnya.

Cucu pun mengatakan hal serupa. Dia mau maju jadi waketum karena sosok Iwan Bule. ’’Saya juga ingin memperbaiki sepak bola Indonesia,’’ kata Cucu.

Pesaing ketat pasangan Iwan Bule-Cucu sejauh ini adalah Rahim Soekasah. Bahkan, untuk memuluskan jalan menjadi  PSSI 1, Rahim menggaet Anshori Tohir sebagai Ketua Tim Pemenangan. Anshori merupakan menantu dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Tim Pemenangan Rahim. Yaitu Benny Tomasoa. Benny mengatakan pemilihan Anshori diharapkan bisa  memuluskan langkah Rahim untuk jadi Ketua Umum PSSI periode 2020-2025. ’’Ya sepulang dari Australia beliau mengajak Pak Anshori,’’ jelas Benny.

Sebelumnya, Chairman klub Australia Brisbane Roar itu juga menggandeng Doli Sinomba Siregar sebagai Cawaketum PSSI. Doli merupakan paman Bobby Nasution—menantu Presiden Joko Widodo. Pemilihan Doli pun kian mempertegas sinyal bahwa Rahim ingin mengajak sosok-sosok dari lingkaran istana untuk mendukungnya menjadi Ketua Umum PSSI.

Selain dua nama di atas, dua nama lain yang terhitung ‘muda’ ikut meramaikan bursa pemilihan Ketua PSSI. Dua nama itu adalah CEO Nine Sport Arif Putra Wicaksono dan CEO Bandung Premier League (BPL) Doni Setiabudi.

Keduanya berniat maju meski minim dukungan dari voters PSSI. Doni memang orang baru di sepak bola nasional. Tapi dia ingin apa yang sudah dia lalukan bersama BPL benar-benar bisa diterapkannya di PSSI. Salah satunya perbaikan infrastruktur .

Ketika insfrastuktur sudah beres, pria yang akrab disapa Jalu itu bakal membuat kompetisi yang profesional. Mirip seperti yang dilakukannya bersama BPL. ’’Kunci membenahi itu ada di operator. Juga di tubuh PSSI. Harus diisi orang-orang yang kompeten,’’ tegasnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : rid/bas



Close Ads