alexametrics
Porprov Jawa Timur

Surabaya Menang Meski Tinggal di Kos Bocor dan Tidur di Kasur Lipat

22 Juni 2022, 16:36:30 WIB

JawaPos.com-Para pemain Kota Surabaya belum mendapat titik terang soal penginapan yang layak saat bertanding di Porprov Jatim VII/2022.

Mereka masih tinggal di kos, tidur di atas kasur lipat, dan bangunan beratap galvalum yang bocor saat hujan. Meski begitu, Maulana Ravi dkk masih bisa menunjukkan semangat bertanding.

Kota Surabaya pun berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Kabupaten Bojonegoro dalam laga kedua grup B di Stadion Semeru kemarin (21/6).

Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Vicky Rachmad Prayuda, Kota Surabaya membalas melalui gol Achmad Fahrul Aditia (34’) dan Ragil Satrya Jati (57’).

Kemenangan 2-1 di Stadion Semeru tersebut membuat Kota Surabaya memuncaki klasemen sementara grup B cabang olahraga (cabor) sepak bola Porprov Jatim VII/2022. Mereka hanya butuh hasil seri melawan Kabupaten Kediri, Jumat (24/6) nanti, supaya lolos ke babak 8 besar.

’’Ini semangat arek-arek Suroboyo. Mereka masih ada kemauan tinggi untuk memenangi pertandingan,’’ kata Yusuf Money, pelatih Kota Surabaya.

Hal senada juga disampaikan Manajer Kota Surabaya Heri Sudarsono. Motivasi yang coba diberikan kepada anak-anak didiknya berbuah hasil. ’’Anak-anak berusaha keras untuk mendapatkan poin. Syukur, kami mendapatkan kemenangan,’’ ucap Heri.

Sementara itu, di grup D, Kabupaten Sidoarjo juga menjaga peluang lolos ke babak 8 besar. Setelah kalah 0-1 di laga pertama melawan Kabupaten Banyuwangi (18/6), Sidoarjo akhirnya meraih kemenangan pertama. Mereka kemarin menang tipis 2-1 melawan Kabupaten Mojokerto di Stadion Notohadinegoro, Jember.

Sementara itu, peluang tuan rumah Kabupaten Jember untuk lolos semakin terbuka lebar. Sebab, panitia disiplin Asprov PSSI Jatim memutuskan mereka menang 3-0 atas Kota Malang. Sebelumnya, laga kedua tim tersebut pada Jumat (17/6) pekan lalu berakhir imbang 1-1.

Kota Malang mendapat hukuman karena menurunkan pemain yang tidak sah dalam laga melawan Jember. Surya Rizky Saputra, pemain bernomor punggung 20, ternyata memiliki KTP Kota Batu.

Sementara itu, peraturan porprov menyebutkan bahwa atlet harus menjadi penduduk kabupaten/kota setempat sejak waktu yang telah ditentukan.

Melihat keputusan tersebut, Ketua PSSI Kota Malang Haris Tofly hanya bisa pasrah.

’’Mungkin memang ada kesalahan administrasi, pemain tersebut berdomisili di Batu. Tapi, dia juga ikut kompetisi sejak lama. Memang, sangat memungkinkan adanya perubahan administrasi kependudukan sehingga kami kurang cermat. Terus terang kami mohon maaf,’’ ujar Haris.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ka/c12/dra

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads