alexametrics
Piala Presiden 2022

Para Legenda Persebaya Optimistis dengan Kekuatan Tim Musim Ini

22 Juni 2022, 15:00:19 WIB

JawaPos.com-Persebaya Surabaya angkat koper dari pergelaran Piala Presiden 2022 setelah hanya bisa meraih satu poin di grup C. Dari tiga pertandingan yang dijalani, Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC (13/6), kalah 1-3 oleh Persib Bandung, kemudian menyerah 0-1 di tangan Bali United (20/6).

—Bagus Putra Pamungkas, Surabaya—

Tapi, hasil itu bisa dimaklumi oleh para legenda Green Force –julukan Persebaya. Masih butuh waktu untuk membuat tim yang solid. ’’Karena skuad diisi 70 persen pemain baru. Apalagi mayoritas pemain muda,’’ kata Mursyid Effendi kepada Jawa Pos.

Kondisi serupa pernah dialami pada 2005. Saat itu Persebaya mengorbitkan banyak pemain muda. Sebut saja M. Taufiq dan Arif Ariyanto.

Performa tim sempat memburuk. ’’Bonek kemudian melakukan demo besar. Mereka kurang puas,’’ kenang pria yang membela Persebaya periode 1994–2007 itu.

Namun, tim pelatih dan manajemen saat itu tetap yakin pada skuad mudanya. ’’Hasilnya bisa dilihat sendiri. Sekarang Taufiq masih bisa bersaing di level teratas pada usia yang tidak lagi muda,’’ terang Mursyid.

Karena itu, dia yakin pada skuad muda Persebaya. Apalagi, Aji Santoso dikenal bisa memoles pemain muda dengan baik.

’’Apalagi secara permainan sudah bagus. Tapi yang jelas, pemain muda di Persebaya harus siap menghadapi tekanan. Karena tekanan di Persebaya ini berat,’’ jelas Mursyid. Artinya, tim pelatih juga harus mengasah mental pemainnya.

Mat Halil sependapat dengan Mursyid. ’’Itulah gunanya pramusim. Persebaya tidak harus mencari kemenangan. Pramusim ini tujuannya untuk mencari di mana kelemahan tim. Dan itu harus diperbaiki sebelum kompetisi dimulai,’’ ucap pria asli Surabaya itu.

Malah, dia melihat pola permainan Persebaya sudah bagus. Sentuhan umpan-umpan pendek sudah terorganisasi dengan baik.

’’Ciri khas gaya main coach Aji dengan bola pendek sudah terlihat meski mayoritas skuad dihuni pemain muda dan baru. Kalau saya lihat, tinggal komunikasi dan chemistry antar pemain yang perlu diperbaiki. Tapi itu wajar, karena mereka baru berlatih sebentar,’’ jelas pria 42 tahun itu.

Legenda Persebaya pada 1980-an Muharom Rusdiana menilai, teamwork Persebaya sudah bagus. ’’Sudah kelihatan polanya. Tinggal masalah waktu saja untuk chemistry pemain,’’ jelas Muharom. ’’Istilahnya, coach Aji ini lagi cari line-up untuk kompetisi nanti,’’ tambahnya.

Bagaimana dengan pemain asing? Muharom sejauh ini baru melihat Higor Vidal dan Leo Lelis yang nggacor. ’’Sho Yamamoto dan Silvio Junior belum kelihatan. Tapi bukan berarti mereka jelek. Dulu Bruno Moreira dan (Taisei) Marukawa juga sempat diragukan. Tapi akhirnya tampil bagus. Mungkin Sho san Silvio masih harus adaptasi lagi,’’ beber Muharom.

Ronny Tanuwijaya yang pernah menjadi bagian manajemen pada musim 2008–2009 ikut berkomentar. Menurut dia, hal yang wajar jika tim belum panas di pramusim. Apalagi, Persebaya dihuni banyak wajah baru.

Menurut pengusaha yang akrab disapa Rotan itu, memang masih banyak kekurangan di dalam tim. ’’Itu yang harus segera dibenahi dan ditingkatkan lagi,” ucapnya. ’’Tapi, koordinasi antar pemain dan antarlini sudah kelihatan. Sudah terlihat visi bermainnya,” lanjutnya.

Dengan waktu yang cukup hingga Liga 1 dimulai, Rotan yakin kekurangan saat ini akan bisa diperbaiki.

’’Persebaya saat ini kan dihuni banyak pemain baru dan pemain muda. Perlu waktu untuk menyatukan mereka menjadi tim yang solid. Saya yakin, dengan kemampuan coach Aji, Persebaya akan bisa menyongsong Liga 1 dengan lebih baik,’’ tegasnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/ali

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads