Belajar Semangat Juara 2004 dari Barisan Legenda Persebaya

21 November 2022, 22:59:52 WIB

JawaPos.com-Satu per satu memorabilia Persebaya juara pada 2004 diamati dengan saksama oleh Alta Ballah. Baik itu beberapa artikel dari Jawa Pos di masa itu maupun trofi juara Liga Indonesia 2004 yang dipajang dalam event Mahakarya Bonek Campus: Spirit of 2004 di Kayoon Heritage.

Bahkan, dia juga mendengarkan dengan langsung dari Jacksen F. Tiago yang jadi pelatih Green Force kala itu.

’’Saya sempat mendengar kehebatan Persebaya saat itu. Ayah kan juga pernah di Persebaya,’’ ungkap anak Anthony Jomah Ballah tersebut.

Tapi, kemarin (20/11) Alta mendengar secara langsung dari para pelakunya. ’’Saya jadi termotivasi. Jadi ingin memberi juara juga untuk Persebaya seperti musim 2004 dulu,’’ lanjutnya.

Bukan hanya Alta, pemain Persebaya lainnya yang juga datang, Riswan Lauhin, juga mengaku termotivasi. Walau bukan asli Surabaya, dengan melihat bukti-bukti dan mendengar secara langsung bagaimana Persebaya juara pada 2004 lalu, dia jadi termotivasi ingin mengulangi momen tersebut.

’’Ini mungkin akan saya ceritakan ke rekan-rekan setim juga. Agar ketika kami latihan atau tanding, semangat berlipat-lipat untuk bisa membawa Persebaya juara lagi,’’ bebernya.

Jacksen F. Tiago mengatakan, dengan adanya event seperti itu, semangat untuk kembali memberi Persebaya gelar juara bisa menggelora.

Dia berharap Alta dan Riswan serta penggawa Persebaya lainnya bisa makin termotivasi dengan banyaknya bukti soal perjuangan skuad Persebaya saat itu. ’’Saya berharap setelah ini mereka makin bersemangat baik saat latihan atau bertanding,’’ paparnya.

Pria asal Brasil itu mengaku saat ini tidak bisa berkomentar banyak mengenai Persebaya. Tapi, dia menceritakan bahwa kekuatan tim kebanggaan arek Suroboyo saat itu bukan hanya soal kualitas para pemain di lapangan. Melainkan juga sisi kekeluargaan yang erat dalam skuad.

’’Saya memang pelatih, tapi yang main saat itu adalah angkatan saya. Teman-teman saya di Persebaya,’’ ujarnya.

Dengan suasana yang tidak ada batasan tersebut, skuad Persebaya selalu bermain dengan hati di setiap laga. ’’Kami tahu satu sama lain. Tahu apa kelebihan dan kekurangan. Itu yang jadi kekuatan kami,’’ tambahnya.

Jacksen juga berharap, dengan adanya event seperti Mahakarya Bonek Campus: Spirit of 2004, semangat untuk kembali memberi gelar kepada Persebaya juga muncul kepada Bonek.

Bonek zaman sekarang bisa tahu bagaimana senior-seniornya dulu juga sangat kreatif dan tidak pernah berhenti memberikan dukungan terhadap Persebaya.

’’Tetap kreatif dan positif. Saya tahu bagaimana Bonek ini jadi kekuatan Persebaya ketika kami juara pada 2004 dulu,’’ ucapnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : rid/c17/ali

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads