alexametrics
Liga 1 2019

PT LIB Tunggu Laporan Pengawas Pertandingan PSIS versus Persebaya

21 September 2019, 12:13:16 WIB

JawaPos.com – Status laga tanpa penonton tak dihiraukan oleh suporter. Jelang kick off bergulir, suporter kedua tim membobol pintu tribun timur. Antisipasi dari pihak keamanan nihil. Mereka seperti kewalahan membendung arus ribuan suporter yang ingin masuk stadion.

Bonek langsung menenuhi tribun timur. Sementara Panser Biru bergeser ke tribun selatan. Kedua suporter nampak akur. Bahkan sepanjang laga keduanya saling bersaut chant. Ketika PSIS Semarang dalam kondisi tertinggal, Bonek turut memberikan semangat.

PSIS Semarang

Tapi, setelah gol keempat bersarang ke gawang tuan rumah, suasana berubah menjadi chaos. Beberapa suporter tuan rumah turun ke lapangan. Mereka melayangkan protes ke wasit. Tak hanya itu. Mereka juga memaki pemain dan offisial PSIS. Akibat insiden tersebut laga harus terhenti selama 24 menit.

”Dari sisi permainan, kami kecewa. Nggak jalan semua,” kecam Capo Panser Biru Ferry Guntoro.

”Kami juga kecewa sama panpel. Intinya panpel. Ya kami ingin panpel dibenahi lah. Intinya panpelnya PSIS mengecewakan,” lanjutnya. ”Mereka (suporter PSIS, red) kecewa. Soalnya kalo nggak tanpa penonton, pasti suporter PSIS lebih banyak. Lha tadi malah didominasi Bonek,” ujarnya kesal.

Pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga merasa heran melihat stadion yang tiba-tiba muncul ribuan suporter. Hal itu disampaikan Public and Relation Manager PT LIB Hanif Marjuni. ”Kami sudah dilapori soal tanpa penonton. Kami juga setuju karena alasannya demi keamaman,” papar Hanif.

Hanif sudah meminta penjelasan dari panpel mengenai perubahan status pertandingan dari yang tertutup jadi terbuka. ”Mereka juga sampaikan akan lakukan jumpa pers sesudah pertandingan. Jadi penjelasannya di situ katanya,” ucap pria asal Madiun itu.

Persebaya Surabaya

Hanif juga akan meminta penjelasan dari Pengawas Pertandingan. Mulai dari kronologi status tertutup hingga terbuka, sampai lebih banyaknya suporter tamu daripada tuan rumah. ”Jadi sejauh ini kami belum bisa jelaskan apa-apa,” ungkapnya.

Soal kemungkinan sanksi, LIB tak memiliki kewenangan. Pihaknya hanya akan meneruskan laporan dari pengawas pertandingan ke Komisi Disiplin PSSI. ”Tapi status pertandingan juga memang wewenang panpel lokal. Kalau memang terbuka, berarti situasi dirasa aman. Saya juga berpikir suporter Persebaya dan PSIS tidak pernah ada permusuhan selama ini,” paparnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Nia/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads