alexametrics
Liga 1 2019

Lepas dari Zona Merah, Persela Lebih Pede Menantang Madura United

21 September 2019, 17:22:10 WIB

JawaPos.com – Sore menjelang melawan Arema FC, para pemain Persela Lamongan kepada Nil Maizar mengungkapkan bahwa mereka sangat tidak nyaman berada di zona merah. Eky Taufik dkk menegaskan ingin segera lepas dari zona degradasi. ’’Motivasi pemain luar biasa. Pemainlah yang bisa menyelamatkan Persela,’’ kata Nil.

Ternyata yang diutarakan para pemain Persela kepada pelatihnya itu bukan sekadar ucapan. Pemain-pemain Persela membuktikan itu di lapangan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut kembali ke jalur kemenangan. Setelah melewati tiga laga tanpa meraih poin sempurna, tadi malam (20/9) Persela berhasil merasakan lagi manisnya kemenangan. Mereka sukses mengalahkan Arema FC dua gol tanpa balas di Stadion Surajaya, Lamongan.

Persela Lamongan

Gol pertama lahir lewat Sugeng Efendi saat pertandingan berjalan 19 menit. Rafael ’’Rafinha’’ Oliviera menggandakan keunggulan Persela tiga menit setelah pemain kembali ke lapangan sesudah turun minum.

Bagi Persela, kemenangan tadi malam memiliki banyak arti. Salah satunya, menegaskan bahwa Persela sulit ditaklukkan Arema di Surajaya. Dalam tiga pertemuan terakhir di Lamongan, Arema selalu tersungkur dan tak mampu mencetak gol. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Persela selalu mengalahkan Arema dengan skor 4-0.

Kemenangan tadi malam juga mengerek posisi Persela dari zona degradasi. Tambahan tiga poin menjadikan tim asal Kota Soto itu kini mendulang 19 poin dan mempati peringkat ke-14. Naik dua setrip dari posisi sebelumnya. Perolehan Persela berselisih dua poin dengan Persija Jakarta yang berada di tangga ke-16 dan berjarak tiga poin dari Barito Putera yang berada di posisi ke-17. Tambahan tiga poin itu juga menjadikan perolehan mereka sama dengan PSIS Semarang yang nangkring di atas Persela.

’’Kemenangan ini membuktikan para pemain sebenarnya mampu bersaing. Kemenangan ini harus jadi pegangan pemain untuk terus mendulang poin pada laga ke depan. Sebab, masih ada 15 laga yang harus dijalani,’’ ujar Nil.

Pelatih 49 tahun itu menegaskan, kemenangan tadi malam melipatgandakan motivasi para pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya di kandang Madura United. Seperti yang ditegaskan sebelum melawan Arema, ketika menghadapi Madura, para pemain Persela juga harus menyadari bahwa merekalah yang bisa menyelamatkan timnya. Caranya, tentu seperti yang ditunjukkan tadi malam: bermain penuh semangat dan meraih kemenangan. 

’’Kami memang tidak boleh cepat puas. Kami harus terus bermain penuh semangat agar bisa selau meraih kemenangan,’’ tegas pemain muda Persela Hambali Tolib.

Saat Persela bisa kembali ke jalur kemenangan, Arema justru tak kunjung meraih poin sempurna. Setelah menang melawan Barito Putera, tim berjuluk Singo Edan itu melewati empat laga tanpa kemenangan. Kalah oleh Bali United, seri ketika bersua PSIS Semarang dan Borneo FC, serta tadi malam ditekuk Persela.

’’Pertandingan yang sulit bagi kami. Persela bermain begitu keras dan terus mengejar bola. Di sisi lain, kami justru membuat kesalahan yang dimanfaatkan Persela menjadi gol,’’ ungkap pelatih Arema Milomir Seslija.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads