alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya vs Tira Persikabo: Semangat Menghambat Penguasa Klasemen

21 Juli 2019, 12:05:56 WIB

JawaPos.com – Hingga pekan kesembilan Liga 1 2019, PS Tira Persikabo belum tersentuh kekalahan. Perinciannya, lima kali menang dan empat kali imbang. Apakah Persebaya Surabaya bisa menorehkan noda pertama bagi tim berjuluk The Army itu?

Semangat untuk menghambat memang tengah diusung Persebaya kala menjamu Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam nanti (siaran langsung Indosiar pukul 18.30 WIB). Kendalanya, Green Force –julukan Persebaya– sedang mengalami tren penurunan. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Namun, Tira Persikabo juga bukan lawan yang asing bagi Green Force.

Persebaya Surabaya

Keduanya pernah bentrok pada Piala Presiden 2019. Di fase grup (12/3), kedua tim bermain imbang tanpa gol. Nah, pada pertemuan kedua di babak perempat final (29/3), Persebaya berhasil membantai Tira Persikabo dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut terjadi di GBT. Memori itulah yang dipakai sebagai motivasi untuk menghambat laju The Army. ’’Ini pertandingan krusial. Pemain sudah melupakan laga sebelumnya. Kami ingin bangkit,’’ kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya.

Pelatih yang disapa Djanur itu tak menampik bahwa Tira Persikabo adalah lawan yang berat. Menurut dia, Tira Persikabo merupakan tim yang konsisten. ’’Kondisi mereka berbeda dengan saat tampil di Piala Presiden. Jauh berbeda. Makanya, kami harus waspada,’’ ujarnya.

Tekad untuk bangkit juga disuarakan winger Irfan Jaya. ’’Mereka tim peringkat pertama. Jadi, kami harus kerja keras untuk meraih poin penuh di kandang,’’ terang Irfan. Masalahnya, Green Force tak akan tampil full team. Bek Hansamu Yama dipastikan absen karena masih dibekap cedera. Padahal, lini depan Tira Persikabo sedang ganas-ganasnya. Dalam tiga laga terakhir, The Army mampu melesakkan 10 gol. Apalagi, tak ada satu amunisi Tira Persikabo yang absen.

Trio lini depan tim tamu jelas menjadi ancaman. Mereka adalah Ciro Alves, Loris Arnaud, dan Osas Saha. Ketergantungan pada trio bomber tersebut cukup besar. Buktinya, 13 di antara 19 gol yang dicetak Tira Persikabo disumbangkan tiga pemain tersebut. Ciro paling subur dengan torehan tujuh gol.

Bukan hanya lini depan, lini tengah juga membuat Djanur waswas. Sebab, tim tamu memiliki pemain yang cukup bagus di posisi itu. Manahati Lestusen bertugas sebagai gelandang jangkar. Sementara itu, Louise Parfait menjadi pengatur serangan.

Meski di atas angin, pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan enggan jemawa. Dia meminta anak asuhnya tidak overkonfiden. Rahmad tetap menganggap Persebaya sebagai ancaman. ’’Saya hanya ingin pemain fokus bermain. Tentunya tanpa harus melihat kondisi mereka (Persebaya),’’ kata pelatih yang disapa RD tersebut.

Tira Persikabo

Pemain juga diminta bisa mengontrol emosi. Itu berkaca pada pertemuan pemungkas pada perempat final Piala Presiden 2019 (29/3). Setelah laga, pemain Tira Persikabo sempat terpancing emosi dan mengejar wasit yang dianggap merugikan mereka. RD sudah mewanti-wanti anak asuhnya agar lebih dewasa. ’’Sudah ada introspeksi. Bagian terpenting adalah fokus ke permainan, jangan emosi menanggapi suatu kejadian,’’ katanya.

Bek Tira Persikabo Andy Setyo siap menjalankan instruksi sang pelatih. Kondisinya juga tengah prima. Karena itu, cukup masuk akal dia menargetkan poin penuh dalam laga malam ini. ’’Saya pastikan semua pemain akan tampil maksimal untuk meraih hasil positif,’’ jelasnya.

 

Perkiraan Pemain

Persebaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra (gk); 2-Novan Sasongko, 29-M. Syaifuddin, 5-Otavio Dutra, 14-Ruben Sanadi (c); 27-Fandi Eko Utomo, 96-M. Hidayat, 10-Damian Lizio; 41-Irfan Jaya, 9-Amido Balde, 63-Manuchekhr Dzhalilov

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Tira Persikabo (4-3-3): 1-Angga Saputra (gk); 12-Rifad Marasabessy, 19-Khursed Beknazarov, 5-Andy Setyo, 3-Abduh Lestaluhu; 6-Louise Parfait, 13-Manahati Lestusen (c), 23-Wawan Febrianto; 77-Ciro Alves, 9-Loris Arnaud, 11-Osas Saha

Pelatih: Rahmad Darmawan

Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya

Live: Indosiar pukul 18.30 WIB


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads