alexametrics
Liga 2 2018

Begini Dalih Pelatih PSMP Tak Tunjuk Indra sebagai Algojo Penalti

20 November 2018, 19:30:29 WIB

JawaPos.com – PS Mojokerto Putra akhirnya harus menyimpan dalam-dalam impian mereka tampil di Liga 1. Harapan itu terkubur seiring kekalahan mereka dari Aceh United 2-3, Senin (19/11) kemarin. 

Sejatinya, PSMP punya peluang besar untuk lolos ke semifinal. Andai penalti yang mereka dapatkan menjelang akhir laga mampu dimaksimalkan. Satu hal yang menjadi penyebab penalti tersebut tak berbuah gol adalah karena eksekutornya bukan sang andalan, Indra Setiawan.

PSMP sendiri tampil cukup apik pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Cot Gapu, Bireun tersebut. Mereka bahkan sempat unggul lewat Indra Setiawan di menit 27. Namun, Aceh United mampu membalikan keadaan dengan mencetak tiga gol melalui brace Hardani (33’, 61’) serta M. Zaka Mabruri (43’).

Di babak kedua, Mojokerto Putra mampu menipiskan jarak menjadi 2-3 usai Indra Setiawan mencetak brace di menit 80’. Nah, dalam posisi tertinggal 2-3 itu, PSMP mendapat hadiah penalti di menit 87. Kans bagi Indra Setiawan untuk mencetak hatrick sekaligus menyamakan kedudukan.

Anehnya, bukan Indra yang maju sebagai eksekutor. Namun Krisna Adi Darma yang melakukan tendangan penalti. Eksekusinya melenceng jauh ke sisi kiri gawang kiper Bayu Prisma.

Kegagalan dalam penalti tersebut kontan mendapat banyak sorotan. Selain tendangan yang seperti melenceng jauh dari gawang, PSMP juga menepikan Indra sebagai eksekutor. Padahal, dia sudah mencetak 13 gol dari titik putih musim ini.

Lantas, mengapa Indra tak menjadi eksekutor? Padahal, dia berada di lapangan saat momen penalti terjadi.

“Kami berharap gol. Tapi Indra sedang tidak siap. Kondisinya kurang fit. Makanya saya serahkan ke pemain yang lebih siap saja. Tapi tendangan Krisna Adi tak sesuai harapan,” sebut pelatih Mojokerto Putra, Jamal Yastro.

Perjudian penendang yang berbuah fatal. Sebab, kegagalan penalti tersebut memupus asa PSMP naik ke Liga 1. Padahal, andai bisa bermain seri, PSMP bisa lolos ke semifinal. Karena di laga Grup A yang lain, Semen Padang sukses mengalahkan Kalteng Putra.

“Coba kalau (penalti) masuk, lain lagi ceritanya,” tambah Jamal.

Kekalahan ini juga membuat harapan warga Mojoketro yang sempat membumbung tinggi kini mengempis lagi. “Ini hasil yang sangat menyedihkan. Saya minta maaf ke pemain, suporter, maupun masyarakat Mojokerto,” imbuhnya.

Di sisi lain, kemenangan ini memastikan Kalteng Putra lolos ke babak 4 besar Liga 2. Mereka menemani Semen Padang yang menempati puncak Grup A dengan poin sama, 10. Tapi, Semen Padang lebih unggul head to head.

Editor : Agus Dwi W

Reporter : (jpg/adw/JPC)

Begini Dalih Pelatih PSMP Tak Tunjuk Indra sebagai Algojo Penalti