alexametrics
Friendly Game

Indonesia U-19 vs Tiongkok U-19: Fokus Perbaiki Kesalahan

20 Oktober 2019, 15:00:54 WIB

JawaPos.com – Indonesia U-19 menang 3-1 dalam laga uji coba pertamanya melawan Tiongkok U-19 pada 17 Oktober lalu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Tapi, kemenangan itu bukan jaminan bahwa di uji coba keduanya malam nanti –menghadapi tim yang sama– Indonesia U-19 akan meraih hasil serupa.

Sebab, Tiongkok U-19 pasti lebih siap meladeni Garuda Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Sudah paham bagaimana cara main Sutan Zico dkk. Dan tentu saja tidak mau dipermalukan dua kali berturut-turut saat melawan Indonesia.

Apalagi, kapten Tiongkok Mohemaiti Naibijiang menyebutkan, kekalahan di Surabaya murni akibat faktor kelelahan. Rekan-rekannya tidak bisa tampil maksimal setelah menjalani perjalanan panjang menuju Indonesia. ”Tapi, besok (hari ini, Red) kami akan tampil maksimal,” ucapnya.

Pelatih timnas U-19 Fakhri Husaini mengatakan, anak asuhnya sudah melupakan kemenangan atas Tiongkok pada uji coba pertama. ”Kemenangan kemarin cukup hanya satu malam dinikmati. Setelah itu harus dilupakan. Fokus untuk pertandingan besok (hari ini, Red),” tegasnya.

Fakhri mewanti-wanti anak asuhnya bahwa Tiongkok yang akan dihadapi malam nanti tidaklah sama dengan yang dikalahkan di Surabaya. Tiongkok malam nanti bisa jauh lebih kuat. ”Saya juga yakin cara main mereka tidak akan sama. Selalu ada hal-hal baru. Tapi, itu bagus sebagai bahan evaluasi kami menuju kualifikasi Piala AFC U-19,” paparnya.

Mantan kapten timnas dan PKT Bontang tersebut menjelaskan, kemenangan atas Tiongkok di Surabaya juga tidak serta-merta nihil evaluasi. Dia melihat masih banyak celah dan kekurangan timnya saat itu. ”Saya selalu melakukan evaluasi dari empat aspek: fisik, teknik, taktik, dan mental. Empat itu yang jadi bahan evaluasi. Berapa pun menit pemain bertanding, empat aspek itu yang jadi penilaian saya,” terangnya.

Fakhri mengaku tidak menutup kemungkinan bakal melakukan rotasi malam nanti. Sebab, dari 26 pemain yang ada dalam skuadnya, hanya 16 yang bertanding ketika melawan Tiongkok di Surabaya. Masih ada sisa sepuluh pemain lainnya. ”Sebesar apa rotasi itu bergantung kebugaran pemain besok pagi (hari ini, Red). Yang pasti, saya akan selalu memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengukur level individunya sampai mana, terutama melawan negara lain,” paparnya.

Rotasi yang dilakukan juga merupakan cara untuk mencari 23 nama yang akan didaftarkan untuk kualifikasi Piala AFC U-19. Timnas U-19 masih harus mencoret tiga pemain. ”Bisa jadi 23 nama itu saya umumkan sesudah laga melawan Tiongkok. Atau sampai menjelang kami tampil di kualifikasi (Piala) AFC sepanjang pengumuman itu tidak menyalahi peraturan AFC,” katanya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/ali


Close Ads