alexametrics
Piala Gubernur Jatim 2020

Persebaya vs Persija: Jaga Tradisi dan Kehormatan Jatim

20 Februari 2020, 12:00:40 WIB

JawaPos.com – Tim dari luar Jawa Timur memang sering diundang untuk berpartisipasi di turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (PGJ). Bahkan, tim mancanegara juga beberapa kali ikut. Namun, trofi PGJ tak pernah keluar dari Jatim. Trofi turnamen pramusim itu selalu dikuasai tim dari provinsi di ujung timur Pulau Jawa itu.

Bagaimana tahun ini? Persebaya Surabaya punya kans untuk menjaga tradisi. Ya, trofi PGJ 2020 bisa tetap bersemayam di Jatim jika sore nanti Persebaya bisa menaklukkan Persija Jakarta pada final di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Kans itu semakin terbuka. Sebab, sejak kembali ke kasta tertinggi, Persebaya juga punya ”tradisi” tak pernah kalah dari Persija. Dalam empat pertemuan terakhir, Green Force –julukan Persebaya– meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Persebaya Surabaya

Aji Santoso menyadari besarnya ekspektasi pendukung Persebaya. Namun, dia tak ingin anak asuhnya terbebani. ”Toh, ini hanya kompetisi pramusim. Tapi, kalau bisa juara, kenapa tidak?” kata Aji.

Apalagi, Persija tengah dalam tren positif. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu belum tersentuh kekalahan dalam ajang pramusim tersebut. Dari empat laga, Persija meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Aji pun mengingatkan pemainnya bahwa Persija adalah lawan yang sulit. ”Persija punya skuad yang bagus. Tidak mudah mengalahkan Persija. Tapi, peluang kami untuk menang masih terbuka,” jelas mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Faktor recovery juga menjadi kendala. Persebaya praktis hanya punya waktu satu hari untuk istirahat setelah tampil melawan Arema FC Selasa lalu (18/2). Bandingkan dengan Persija yang sudah berlaga di semifinal sehari sebelumnya. Lini belakang Green Force juga tengah krisis. Persebaya bahkan berpeluang tampil tanpa bek sayap murni. Abu Rizal Maulana absen lantaran kartu merah. Selain itu, Nasir kurang fit. Dia harus berlatih terpisah di lapangan Polda Jatim kemarin sore. ”Kalau besok (hari ini) belum 100 persen, Nasir tidak akan saya turunkan,” ujar Aji. Lalu, siapa penggantinya? ”Kami akan diskusikan dulu,” tambah dia.

Untungnya, posisi bek kanan dipastikan aman. Posisi yang ditinggal Abu Rizal itu sangat mungkin diisi M. Syaifuddin. Sebelumnya, pemain 27 tahun tersebut absen dalam empat laga karena cedera di kepala. Tipisnya stok pemain belakang menjadi sinyal bahaya. Sebab, Persija memiliki Marko Simic. Striker asal Kroasia itu merupakan top scorer PGJ 2020 dengan torehan lima gol. ”Tidak ada man-to-man marking. Kami fokus dengan tim sendiri saja,” jelas Aji.

Persija juga tak ingin pulang dengan tangan hampa. Mereka ingin memutus dominasi tim Jatim. ”Kami ingin membawa trofi (PGJ) ke Jakarta,” kata winger Persija Riko Simanjuntak. Kubu Persija menolak anggapan bahwa pihaknya unggul recovery. ”Kami memainkan empat laga dalam tujuh hari,” kata pelatih Persija Sergio Farias.

Soal venue final yang pindah ke Gelora Delta, kubu Persija juga tak peduli. Itu diungkapkan bek Persija Tony Sucipto. ”Pertandingan digelar di mana pun kami tidak mau pikirkan. Kami fokus pada tugas sebagai pemain. Karena ini masih pramusim, yang kami harapkan karakter tim dapat terbentuk dan menambah kekompakan,” kata mantan pemain Persib Bandung itu.

Perkiraan Pemain

Persebaya (4-3-3) : 20-Rivky Mokodompit (gk); 29-M. Syaifuddin, 32-Rizky Ridho, 24-Arif Satria, 77-Nasir; 89-Hambali Tholib, 96-M. Hidayat, 10-Makan Konate (c); 8-Oktafianus Fernando, 7-David da Silva, 9-Mahmoud Eid
Pelatih : Aji Santoso

Persija (4-2-3-1) : 88-Shahar Ginanjar (gk); 16-Tony Sucipto (c), 5-Otavio Dutra, 4-Ryuji Utomo, 66-Alfath Fathier; 6-Evan Dimas Darmono, 47-Marco Motta; 25-Riko Simanjuntak, 32-Rohit Chand, 39-Sandi Sute; 9-Marko Simic
Pelatih : Sergio Farias

Stadion : Gelora Delta, Sidoarjo
Live : MNCTV pukul 15.30 WIB

Selalu Milik Tim Jatim

SEJAK bergulir pada 2002, jawara Piala Gubernur Jawa Timur (PGJ) selalu menjadi milik tim Jatim. Bagaimana tahun ini? (*)

Daftar Juara Piala Gubernur Jawa Timur

Tahun | Juara | Tim Luar Jatim

2002 | Persik Kediri | –

2003 | Persela Lamongan | –

2004 | Persik Kediri | –

2005 | Persebaya Surabaya | –

2006 | Persik Kediri | PSS Sleman, Persiwa Wamena, Osotspa (Thailand), Sporting Afrique (Singapura)

2007 | Persela Lamongan | –

2008 | Persik Kediri | PSM Makassar, Mitra Kukar

2009 | Persela Lamongan | Persib Bandung

2010 | Persela Lamongan | Pro Titan, Persikubar

2011 | Tidak bergulir | –

2012 | Persela Lamongan | –

2013 | Arema | Persib Bandung, PSM Makassar, Sriwijaya FC

2014 | Persik Kediri | –

2019 | ? | Persija Jakarta, Sabah FA, Bhayangkara FC

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads