alexametrics
Kongres PSSI 2019

Andai Muncul Desakan KLB di Tengah Jalan, Ini Respons Jokdri

20 Januari 2019, 18:30:58 WIB

JawaPos.com – Joko Driyono akan legawa bila ada desakan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) digelar di tengah jalan sebelum 2020. Jokdri – sapaan akrabnya, akan menghormati statuta PSSI yang berlaku hingga saat ini.

Seperti diketahui, Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari jabatan ketum PSSI dalam pidato pembuka Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1). Dia menyerahkan secara simbolis bendera PSSI kepada Jokdri selaku waketum.

Jokdri akan memimpin PSSI hingga 2020. Sebab, jabatan Edy Rahyamadi sejatinya tinggal berakhir setahun lagi.

Joko Driyono, Kongres PSSI 2019, PSSI, KLB, PSSI
Kongres PSSI 2019 digelar di Bali, Minggu (20/1) (Indra Eka/JawaPos.com)

“Di dalam statuta PSSI pasal 39 ayat 6 disebutkan saat ketum berhalangan maka wakil ketum tertua ambil posisi itu sampai kongres berikutnya,” ungkap Jokdri.

Andai nantinya ada KLB, Jokdri sama sekali tak akan menghalangi. Asal, menurut dia, semuanya sesuai mekanisme.

“Inisiatif KLB bisa dijaring dari keinginan voters atau exco. Jika diminta KLB, maka harus dijalankan. Saya memiliki tugas meneruskan kekosongan kepemimpinan ini sampai kongres berikutnya. Jika ada permintaan KLB dalam periode itu, tentu akan dijalankan,” tandas Jokdri.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Indra Eka Setiawan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Andai Muncul Desakan KLB di Tengah Jalan, Ini Respons Jokdri