alexametrics
Liga 1 2019

Jacksen F. Tiago Bikin Trio Legenda Persebaya Makin Waspadai Persipura

19 November 2019, 17:00:43 WIB

JawaPos.com – Laga Persipura Jayapura kontra Persebaya Surabaya (24/11) kental akan nostalgia. Sebab, kedua tim ditangani pelatih yang menjadi bagian saat Green Force –julukan Persebaya– menjuarai Liga Indonesia musim 1996–1997.

Persebaya ditangani trio legenda Aji Santoso, Bejo Sugiantoro, dan Uston Nawawi. Sementara itu, Persipura dilatih Jacksen F. Tiago. Pria asal Brasil itu merupakan striker Green Force saat juara musim 1996–1997. Dia pula yang menjadi pelatih saat Persebaya juara Liga Indonesia musim 2004.

Persebaya Surabaya

Karena itu, Jacksen paham betul dengan karakter permainan Persebaya. Apalagi, Aji, Bejo dan Uston adalah mantan rekan satu timnya. Hal itu membuat Aji mewaspadai betul Mutiara Hitam –julukan Persipura– di bawah arahan Jacksen. ”Apalagi, saya lihat Persipura di tangan coach Jacksen cukup impresif,” kata mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Sebelum kedatangan Jacksen, Persipura terpuruk di posisi ke-15. Dari lima laga, mereka tak pernah menang. Menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang. Hasil yang membuat Luciano Leandro, pelatih saat itu, terdepak. Nah, di bawah arahan Jacksen, Persipura bangkit. Kini mereka berada di posisi runner-up dengan koleksi 44 poin dari 27 laga. ”Itu salah satu peningkatan yang luar biasa. Mungkin karena dia (Jacksen) sudah lama di Persipura, jadi paham karakter pemainnya,” jelas Aji.

Meski begitu, Aji memilih fokus ke timnya. Apalagi, Green Force dipastikan tampil pincang saat bersua Persipura. Empat pemain absen akibat akumulasi kartu. Mereka adalah Otavio Dutra, Aryn Williams, M. Hidayat, dan Novan Sasongko. Untuk lini belakang, masih banyak pelapis. Posisi Dutra bisa digantikan M. Syaifuddin atau Andri Muliadi. Sementara itu, posisi Novan bisa diisi Abu Rizal Maulana.

Tapi, absennya Aryn dan Hidayat jelas berpengaruh di lini tengah. Praktis hanya Misbakus Solikin yang bisa mengisi posisi gelandang jangkar. Meski begitu, Aji tak mau panik. Dia yakin siapa pun yang diturunkan akan memberikan penampilan terbaik. ”Saya tekankan kepada pemain, supaya kesempatan yang saya berikan nanti jangan disia-siakan,” terang pelatih 49 tahun tersebut.

Menurut dia, kondisi itu malah cukup positif. Sebab, dengan begitu, pemain akan berjuang meraih posisi starter. Dengan demikian, tak ada waktu bagi pemain lain untuk bersantai selama latihan. ”Saya ciptakan kompetisi yang sehat antar pemain. Biar pemain nggak leha-leha saat latihan. Kalau leha-leha, mereka bisa duduk di sini (bench) saat pertandingan,” jelas Aji.

Selain empat pemain itu, kondisi Oktafianus Fernando juga belum fit. Dia masih melakoni latihan terpisah di Stadion Gelora Delta kemarin sore. Aji tak menampik kondisi pemain yang akrab disapa Ofan itu kurang oke. ”Kami akan lihat kondisinya beberapa hari nanti. Apakah dia bisa ikut ke Tenggarong atau tidak,” jelas Aji.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads