alexametrics

Tak Pernah Menang Dalam Lima Laga Terakhir, Peluang Persis Berat

Makin Pelik Untuk Lolos ke 8 Besar
19 September 2019, 09:39:26 WIB

JawaPos.com– Seri di kandang, tiga kali kalah beruntun, lalu imbang lagi. Itulah capaian Persis Solo pada lima pekan pertama putaran kedua Liga 2. Terbaru tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut bermain imbang tanpa gol lawan tamunya, Madura FC di Stadion Wilis, Madiun, kemarin sore (18/9).

Hasil imbang itu tentu makin memberatkan langkah Persis lolos ke babak 8 besar sekaligus menjaga asa promosi ke Liga 1. Saat ini, posisi mereka melorot ke peringkat kelima klasemen wilayah timur dengan koleksi 21 poin. Terpaut lima poin dari pemuncak klasemen sementara, Mitra Kukar.

Pelatih Persis Choirul Huda tidak habis pikir dengan hasil buruk yang terus didapatkan timnya tersebut. Termasuk ketika menghadapi Madura FC. Dia berdalih ada ketidaksesuaian antara strategi dan cara pemain mengeksekusi taktik di atas lapangan pada babak pertama. Pola permainan Persis baru berkembang pascaturun minum.

Budi Ugik Sugiyanto dkk tampil penuh determinasi dan menghasilkan banyak peluang. Tapi, sayangnya tidak ada satu pun peluang yang dapat dikonversikan menjadi gol. ”Saya melihat (pertandingan) ini kami merasa kurang beruntung,’’ terang Cak Irul, panggilannya.

Tak hanya memperberat jalan Persis lolos keputaran selanjutnya, hasil minor yang diraih secara beruntun tersebut juga membuat posisi Choirul sebagai pelatih tersudut. ”Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada suporter dan masyarakat Solo,’’ katanya.

Dalam laga tersebut, Cak Irul menilai permainan timnya tidak buruk. Karena itu, dia mengapresiasi kerja keras pemainnya. Tapi, dia juga dibuat meradang dengan kepemimpinan wasit Bardan Landihae. ”Biarkan publik yang menilai. Karena kalau saya yang menilai, nggak ada manfaatnya,’’ ujarnya.

Sementara itu, pelatih Madura FC Agus Yuwono merasa puas dengan semangat tempur yang ditampilkan pasukannya. Terlebih, mereka tampil di kandang Persis dengan dukungan dari suporter mereka yang fanatik. ”Saya merasa bersyukur bisa meraih poin satu. Minimal untuk mengamankan posisi (terjerat dari zona degradasi),’’ katanya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : her/Jawa Pos Radar Madiun



Close Ads