JawaPos Radar

Liga 1 2018

Trauma Diteror Bonek, Persebaya Ogah Kalah Lagi

19/09/2018, 07:05 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
Liga 1 2018, Persebaya Surabaya
Skuad Persebaya Surabaya saat menggelar latihan beberapa waktu lalu (Dok. Persebaya Surabaya)
Share this image

JawaPos.com – Membalas dukungan yang diberikan Bonek dengan meraih kemenangan, adalah target yang ingin dicapai Persebaya Surabaya. Mereka ingin menjadikan kritikan sebagai energi untuk meraih hasil memuaskan pada 12 laga sisa di Liga 1 2018.

Saat ini skuad Green Force berada dalam posisi yang kurang aman. Mereka duduk di peringkat ke-14 dalam tabel klasemen sementara Liga 1. Persebaya hanya terpaut enam angka dari PSMS Medan yang menghuni dasar klasemen.

Berada di papan bawah membuat Persebaya dihujani kritik dari para pendukungnya. Namun anak didik Djadjang Nurdjaman coba membalas kritik itu dengan hasil yang membanggakan.

"Kami pasti tahu. Tidak menutup kemungkinan kami membaca itu semua. Sebab ketika kami kalah, suporter juga kecewa," ucap kapten Persebaya, Rendi Irwan Saputra.

Persebaya memang memiliki pengalaman pahit mengenai masalah kritik. Mereka pernah mendapatkan teror dari segelintir suporter saat tiba di depan apartemen.

"Teman-teman juga trauma dengan hal itu. Mudah-mudahan kami semua bisa bangkit," imbuhnya.

Kritik itu kembali muncul karena Persebaya dua kali gagal menang. Setelah dikalahkan PS Tira, Persebaya cuma bisa bermain imbang ketika bertandang ke markas Sriwijaya FC.

"Sebenarnya kami harus bisa menang melawan Sriwijaya FC. Tetapi kami kecolongan dua gol dan berakhir seri. Kami syukuri sekaligus kecewa karena kehilangan poin penuh. Kami mungkin kurang beruntung saja," tutupnya.

(saf/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up