alexametrics
Liga 1

Pelatih Persela Nil Maizar: Jangan Sombong, Masih Banyak Anak Tangga

19 Juli 2019, 17:20:14 WIB

JawaPos.com – Comeback manis ditorehkan Persela Lamongan. Setelah menjalani 7 laga tanpa kemenangan (2 kali seri dan 5 kali kalah), Laskar Joko Tingkir –julukan Persela–tampil trengginas dalam dua laga terakhir. Tampil di kandang sendiri, Stadion Surajaya, Lamongan, Persela mengemas lima gol dari dua pertandingan dan tak sekalipun kebobolan.

Setelah sebelumnya menang telak 3-0 atas Kalteng Putra (11/7), kemarin Arif Satria dkk menang 2-0 atas Bali United. Kemenangan itu membuat Persela keluar dari zona merah. Persela kini berada di urutan ke-13 dengan torehan 8 poin dari 9 laga.

Pelatih Persela Nil Maizar cukup puas dengan performa anak asuhnya.’’Saya sangat bersyukur. Anak-anak mampu menjalankan instruksi dengan bagus,’’ kata pelatih 49 tahun itu setelah laga.

Persela Lamongan

Pertandingan baru berjalan 15 menit, Alex Dos Santos membuka keunggulan lewat tandukannya. Gol yang bermula dari sepak pojok itu membuat mental pemain Bali United anjlok. ’’Setelah gol itu, Persela bermain lebih bagus dari kami. Padahal, sebelumnya permainan cukup berimbang,’’ jelas Stefano Cugurra, pelatih Bali United.

Mental pemain Bali United yang anjlok dimanfaatkan betul oleh tuan rumah. Lagi-lagi Alex Dos Santos menjadi mimpi buruk bagi tim tamu. Dia mencatatkan gol kedua pada menit ke-45+3. Ketinggalan dua gol di babak kedua membuat kondisi Bali United kian sulit.’’Tidak mudah mengejar ketertinggalan. Pemain sudah berusaha, tapi Persela memang bermain lebih bagus dari kami,’’ tambah pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Tapi, Teco punya alasan performa anak asuhnya menurun. Bukan hanya soal absennya Brwa Nouri dan Willian Pacheco. Namun, cuaca dinilai menjadi kendala. Saat pertandingan, cuaca di Stadion Surajaya tercatat 31 derajat Celsius. Apalagi, pemain Bali United hanya punya waktu tiga hari untuk melakukan recovery. ’’Saya tidak bisa bohong. Cuaca di Lamongan panas sekali. Waktu istirahat juga beda. Persela lebih lama,’’ keluhnya.

Meski begitu, Nil menilai kemenangan tersebut berkat kerja keras anak asuhnya. Mencetak lima gol dan tanpa kebobolan menjadi modal apik menjelang bersua Barito Putera (22/7). Apalagi, Barito baru saja menelan kekalahan 3-4 kontra Borneo FC kemarin.

Meski dalam grafik menanjak, Nil meminta anak asuhnya tetap membumi. Dia tak ingin kemenangan justru membuat pemainnya cepat puas. ’’Mudah-mudahan pemain makin rendah hati. Jangan sombong. Masih banyak anak tangga yang harus ditapaki lagi,’’ terang mantan pelatih Semen Padang itu.

Terlebih, Nil juga punya catatan lain. Dia menilai anak asuhnya masih sering kehilangan fokus. Terutamapada menit akhir laga. Buktinya, striker Bali United Ilija Spasojevic nyaris mencetak gol pada menit ke-90 setelah tinggal berhadapan dengan kiper Dwi Kuswanto. Untung, tendangan pemain naturalisasi itu masih melambung. ’’Anak-anak capek, kemudian hilang fokus. Ini yang nggak boleh terulang. Lawan Barito kami harus lebih waspada,’’ ujar Nil.

Sementara itu, Alex Dos Santos yang sementara ini memimpin daftar top scorer Liga 1 dengan delapan gol tak mau dianggap sebagai bintang baru di Persela. Sebab, dia menilai performa bagusnya itu tak terlepas dari kontribusi rekansetimnya. ’’Saya tidak bisa main sendiri. Tidak ada bintang dalam tim. Kami semua adalah tim. Karena itulah saya bisa mencetak dua gol hari ini (kemarin),’’ucap striker asal Brasil tersebut.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Nia/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads