alexametrics
Liga 1 2019

David da Silva: Saya Tak Pikir Berapa Gol, Terpenting Persebaya Menang

18 November 2019, 16:00:27 WIB

JawaPos.com – Laga kontra Persipura Jayapura akan dihelat di Stadion Aji Imbut, Tenggarong (24/11). Meski jauh, tampaknya tak menjadi masalah bagi Persebaya Surabaya. Sebab, mereka memiliki waktu recovery yang lebih panjang.

Green Force –julukan Persebaya– terakhir bermain saat menang 3-2 atas PSM Makassar (14/11). Itu berarti ada waktu sembilan hari sebelum kickoff kontra Persipura dilakukan. Bandingkan dengan Persipura. Malam ini tim berjuluk Mutiara Hitam itu akan berjibaku melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Persebaya Surabaya

Dengan demikian, Persipura hanya memiliki waktu recovery lima hari saja. Belum lagi mereka harus menempuh perjalanan dari Makassar ke Tenggarong. Dengan kondisi itu, skuad Persebaya seharusnya dalam kondisi yang lebih baik. Apalagi, mereka bisa diperkuat beberapa pilarnya.

Sebut saja Hansamu Yama dan Otavio Dutra. Sebelumnya, kedua pemain tersebut absen dalam laga kontra PSM (14/11). Hansamu terkena akumulasi kartu dan Dutra memperkuat timnas. Kehadiran keduanya sangat dibutuhkan. Apalagi, meski menang lawan PSM, pelatih Persebaya Aji Santoso menilai, lini belakang perlu dibenahi. Total, dalam dua laga pemungkas, Green Force kebobolan empat gol.

Secara statistik, Hansamu dan Dutra juga oke. Hansamu mencatatkan 71 sapuan dan 35 intersep dalam 14 laga. Sementara itu, Dutra mencetak 1 gol, 100 sapuan, dan 50 intersep dari 17 laga. Meski begitu, belum ada jaminan bagi keduanya untuk masuk skuad inti. ’’Masih terlalu dini untuk menentukan pemain yang turun lawan Persipura nanti,’’ kata Aji.

Green Force makin pede lantaran lini depan kian tajam. Itu tak terlepas dari menanjaknya performa David da Silva. Dalam laga kontra PSM (14/11), pemain asal Brasil itu mampu mencatatkan brace. Total, Da Silva sudah mengemas lima gol dari sepuluh laga bersama Green Force.

Meski performanya mulai membaik, Da Silva enggan jemawa. Dia menegaskan, jumlah gol bukanlah hal yang penting baginya. ’’Saya tidak pikir tentang berapa (gol) yang saya cetak. Terpenting tim menang. Pekerjaan saya adalah mencetak gol dan membantu tim,’’ ujar pemain yang pernah berseragam Bhayangkara FC tersebut.

Saat ini jumlah gol Da Silva masih kalah oleh Irfan Jaya. Pemain 23 tahun itu menjadi top scorer sementara klub dengan mencatatkan 7 gol. Tetapi, jika bisa mempertahankan performannya, bukan tidak mungkin Da Silva bakal bisa melewati pundi-pundi gol Irfan. Meski begitu, dia tak begitu memikirkannya. ’’Saya selalu memiliki motivasi sendiri di setiap pertandingan. Kadang saya cetak gol satu, kadang tidak. Tetapi, sekali lagi, yang penting tim menang,’’ jelas pemain berkepala plontos itu.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads