alexametrics
Liga 1 2019

Persib vs Persebaya: Apakah Tren Seri Akan Terhenti?

18 Oktober 2019, 12:00:01 WIB

JawaPos.com – Pentas Liga 1 2019 sudah 22 pekan bergulir. Selama 22 laga itu, Persebaya Surabaya lebih sering meraih hasil seri. Total, sudah sepuluh kali tim berjuluk Green Force tersebut berbagi poin dengan lawan. Apakah tren seri itu akan berlanjut? Malam nanti Persebaya harus menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (tayangan langsung Indosiar pukul 18.30 WIB).

Menilik catatan dalam dua pertemuan terakhir, seharusnya Green Force bisa meraih poin maksimal. Bahkan, menang dengan skor besar. Sebab, dalam dua pertemuan terakhir, Green Force sukses membantai Maung Bandung –julukan Persib.

Persib Bandung

Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/7), Persebaya menang empat gol tanpa balas. Lalu, pada pertemuan di putaran kedua musim lalu yang juga berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persebaya menang dengan skor 4-1.

Tapi, pelatih Persebaya Wolfgang Pikal tak ingin menengok catatan masa lalu. ’’Sudah lama itu, kami harus lihat ke depan, bukan ke belakang,’’ tegas Pikal.

Bahkan, Pikal menyebut hasil seri pada malam nanti sudah cukup bagus. Sebab, Persebaya bertindak sebagai tim tamu. Selain itu, banyak pemain yang absen. Total, ada enam pemain yang sangat mungkin tidak masuk line-up. Empat di antaranya memang sudah tidak ikut dalam daftar pemain yang berangkat ke Bali. Mereka adalah Osvaldo Haay, Irfan Jaya, Rachmat ’’Rian’’ Irianto, dan Supriadi. Osvaldo masih menjalani pemulihan cedera, sedangkan Irfan terkena akumulasi kartu. Lalu, Rian harus membela timnas U-22 dan Supardi bersama timnas U-19.

Nah, dua pemain lain yang sangat mungkin absen adalah Ruben Sanadi dan Otavio Dutra. Ruben memang ikut dalam rombongan ke Bali. Tapi, kondisinya tidak 100 persen. Dia sedang demam. Bahkan, saat official training di Stadion Kapten I Wayan Dipta kemarin, pemain asal Jayapura itu tidak ikut latihan. Dia duduk di bench bersama Manajer Green Force Candra Wahyudi.

Pikal membenarkan bahwa Ruben tengah demam. ’’Kami tunggu sampai menit terakhir. Saat ini dia badannya lemas, lihat bagaimana nanti,’’ papar Pikal.

Lantas, apa yang terjadi dengan Dutra? Pemain naturalisasi tersebut tidak terlihat dalam official training Persebaya. Padahal, mantan pemain Bhayangkara FC itu tetap stay di Bali setelah membela timnas melawan Vietnam (15/10).

Dokter timnas Ahmad Nizar mengatakan, pemain 35 tahun itu mengalami cedera otot betis kaki kiri setelah membela skuad Merah Putih. ’’Tapi, sebelum gabung timnas, sebenarnya Dutra sudah bawa cedera dari klub,’’ ujarnya.

Nizar menjelaskan, ketika bergabung bersama timnas, Dutra sudah diminta untuk beristirahat. ’’Tapi, ketika dua hari bergabung, kondisinya semakin baik. Ya dia juga ingin main. Namanya juga penampilan perdana bersama timnas. Jadi, dia minta bagaimana caranya agar bisa main,’’ terangnya.

Karena cedera itu, Nizar sudah mengirimkan surat kepada dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana Wijaya. Dia meminta Dutra tidak dipasang saat melawan Persib malam nanti. ’’Saya anjurkan dia istirahat selama dua minggu dulu. Ini pengalaman saja, jangan dipaksa,’’ ucapnya.

Persebaya Surabaya

Bagaimana dengan Persib? Meski tak separah Persebaya, tim asuhan Robert Rene Alberts itu masih menunggu kepastian bergabungnya Ezechiel Ndouassel. Pemain asal Chad tersebut masih dalam perjalanan menuju Bali setelah membela negaranya dalam FIFA matchday. ’’Dia (Ndouassel, Red) bisa dimainkan, tapi saya harus lihat kondisinya dulu ketika sudah tiba di Bali. Dia sekarang sudah sampai Jakarta,’’ papar Alberts.

Alberts menyebut, Persebaya lebih diuntungkan karena faktor jarak Surabaya-Bali yang lebih dekat ketimbang Bandung. ’’Ya, Persebaya lebih diuntungkan, jaraknya lebih dekat ke Bali daripada kami. Ini juga bukan rumah kami sebenarnya. Kami pindah ke Bali karena tidak bisa main di Bandung,’’ ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Pikal hanya tersenyum mendengar dalih Alberts soal Persebaya yang diuntungkan jarak. ’’Surabaya ke Bali 30 menit. Bandung ke Bali satu jam. Bagi saya, itu bukan keuntungan. Kalau keuntungan karena Persib tidak bisa main di kandang, itu benar. Kalau masalah jarak, bukan lah,’’ sahut Pikal.

Perkiraan Pemain

Persib (4-3-2-1): 78-I Made Wirawan (pg); 22-Supardi Nasir (k), 2-Nick Kuipers, 16-Achmad Jufriyanto, 3-Ardi Idrus; 91-Omid Nazari, 8-Abdul Aziz, 9-Esteban Vizcarra; 13-Febri Hariyadi, 77-Ghozali Siregar; 20-Kevin van Kippersluis
Pelatih: Robert Rene Alberts

Persebaya (3-4-2-1) : 33-Miswar Saputra (pg); 29-M. Syaifuddin, 23-Hansamu Yama (k), 44-Andri Muliadi; 2-Novan Setya Sasongko, 28-Aryn Williams, 96-M. Hidayat, 22-Abu Rizal; 8-Oktafianus Fernando, 90-Diogo Campos; 7-David da Silva
Pelatih: Wolfgang Pikal

Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar
Live: Indosiar pukul 18.30 WIB

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads