alexametrics
Liga 1 2019

Persela vs PSIS: Menang Demi Kenangan Choirul Huda

18 Oktober 2019, 11:00:58 WIB

JawaPos.com – Di tengah lapangan, pada 15 Oktober lalu, Nil Maizar menegaskan kepada para pemainnya bahwa tidak boleh ada cerita lain di Stadion Surajaya, Lamongan, sore ini (18/10). ’’Cerita itu hanya satu: menang,’’ pekik pelatih Persela Lamongan tersebut.

Ya, kemenangan menjadi harga wajib bagi Persela saat menjamu PSIS Semarang sore ini. Tidak bisa ditawar lagi. Bukan hanya karena tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bermain di rumah sendiri dan kondisi para pemain Persela saat ini sangat bugar. Namun, hanya dengan kemenanganlah posisi Persela bisa terkerek menjauh dari zona merah.

Persela Lamongan

Saat ini tim asal Kota Soto tersebut menempati posisi ke-15 dengan raihan 20 poin. Atau satu setrip di atas zona degradasi. PSIS berada tepat di atas Persela dengan beda satu poin saja. Karena itu, jika memenangi laga sore ini, Persela akan menyalip PSIS. Selain itu, mereka berpeluang melompat ke posisi ke-12.

’’Ini pertandingan yang krusial karena menentukan kehidupan kami selanjutnya. Tekad kami pun hanya satu. Kami harus memenangi pertandingan,’’ tegas Nil.

Manajemen Persela pun mewanti-wanti agar para pemain tidak menyia-nyiakan kesempatan bertanding di kandang kali ini. Apalagi, laga kali ini berdekatan dengan tanggal meninggalnya legenda Persela Choirul Huda.

Di Stadion Surajaya, 15 Oktober dua tahun lalu, Huda mengembuskan napas terakhir ketika membela Persela setelah mengalami insiden benturan dengan pemain lainnya. ’’Para pemain harus meneladani spirit Huda. Spirit itu harus dibawa ke lapangan untuk memenangi pertandingan,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi.

Para pemain Persela menyadari betul tuntutan untuk menang tersebut. Mereka sudah membulatkan tekad untuk menekuk Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS. ’’Persaingan di papan bawah makin panas. Perbedaan poin juga beda-beda tipis. Karena itu, kami bertekad mengamankan tiga poin,’’ kata kapten Persela Eky Taufik.

Kalteng Putra

Meski bermain di rumah sendiri, tugas Persela tidak bakal gampang. PSIS juga tidak mau pulang dari Lamongan hanya dengan membawa pulang satu poin. Sebab, PSIS tidak ingin makin dekat dengan zona merah. Sama dengan Persela, Wallace Costa dkk ingin menjauh dari zona degradasi.

’’Kami datang bukan untuk mencari kekalahan. Kami datang ke Lamongan untuk menang. Pekerjaan yang tidak gampang. Tapi, kami akan berusaha,’’ ujar pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah. Untuk memuluskan ambisinya tersebut, PSIS sudah menyiapkan strategi khusus untuk mematikan pergerakan tiga pemain asing Persela yang beroperasi di lini depan. Yakni, Alex dos Santos Goncalves, Rafael ’’Rafinha’’ Oliveira, dan Kei Hirose. ’’Yang utama, kami akan awasi pergerakan pemain Jepang mereka (Kei Hirose, Red),’’ jelasnya.

Perkiraan Pemain
Persela (4-2-3-1): 33- Dwi Kuswanto (pg); 14-Birrul Walidain, 28- Arif Satria, 2-M. Zaenuri, 3- Eky Taufik (c); 13-Eky Taufik, 23-Izmy Yaman; 27-Sugeng Efendi, 8-Kei Hirose, 26-Rafinha; 10-Alex Goncalves.
Pelatih: Nil Maizar

PSIS (4-3-3): 1-Joko Ribowo (pg); 46-Fredyan Wahyu, 15-Frendi Saputra, 4-Wallace Costa (c), 27-Safrudin Tahar; 29-Septian David, 22-Hari Nur Yulianto, 42-Ganjar Mukti; 14-Jonathan Eduardo, 91-Bruno Costa, 9-Claudir Marini.
Pelatih: Bambang Nurdiansyah

Stadion Surajaya, Lamongan
Live: Indosiar pukul 15.30 WIB

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads