alexametrics
Liga 1 2019

GBT Direnovasi Tahun Depan, Persebaya Berharap Bisa Main di Tambaksari

18 Oktober 2019, 15:00:11 WIB

JawaPos.com – Konsentrasi Persebaya Surabaya untuk persiapan melawan Persib Bandung sedikit terganggu. Tim berjuluk Green Force tersebut harus mulai memikirkan kandang untuk menjamu tim tamu pada musim depan. Itu menyusul rencana Pemkot Surabaya merenovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Renovasi tersebut rencananya dimulai awal tahun depan dan memakan waktu sekitar sepuluh bulan. Nah, selama masa renovasi, otomatis GBT tak bisa digunakan untuk aktivitas apa pun.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengungkapkan, pihaknya belum punya rencana untuk pindah home base. Sebab, pihaknya masih ingin melakukan klarifikasi dulu sebagai penyewa GBT. ’’Kami harus klarifikasi ke pemkot dulu seperti apa rencananya. Misal, mulainya kapan, selama apa, dan sebagainya,’’ bebernya.

Persebaya Surabaya

Sesudah klarifikasi itu, baru manajemen Persebaya akan memikirkan untuk home base musim depan. Candra juga belum tahu lebih detail alasan GBT direnovasi. ’’Saya dengar renovasi itu dilakukan kalau Surabaya terpilih jadi venue Piala Dunia U-20. Kalau misal tidak jadi, apakah renovasi akan tetap berjalan? Karena itu, kami harus klarifikasi dulu semuanya,’’ ucap pria asli Bojonegoro tersebut.

Pihaknya secepatnya bertemu Pemkot Surabaya. ’’Kalau sudah jelas direnovasi, tentu kami akan mengambil sikap musim depan bermain di mana,’’ katanya.

Jika memang GBT harus direnovasi, Candra berharap Persebaya tetap bisa bermain di Kota Pahlawan. Opsinya, Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, dijadikan kandang. Stadion tersebut punya sejarah panjang atas perjalanan Green Force. ’’Hanya, kembali lagi, Gelora 10 November kan juga harus diverifikasi dulu. Kalau lolos, kami akan main di situ. Kalau tidak, kami cari opsi lain,’’ jelasnya.

Ada dua opsi. Yakni, bermain di Gresik dan Sidoarjo. Gresik punya Gelora Joko Samudro, sedangkan Sidoarjo punya Gelora Delta. ’’Ya kami akan pakai opsi-opsi itu kalau memang harus pindah,’’ ungkapnya.

Apakah Persebaya dirugikan jika harus pindah kandang? Candra tidak menampik hal itu. Menurut dia, manajemen pasti akan rugi jika tidak bisa menggunakan GBT untuk kandang. ’’Kami sudah tiga tahun di sana (GBT, Red), kapasitas juga bagus untuk suporter, kondisinya juga,’’ ujarnya.

Persebaya belum mau meniru Bali United. Yakni, melakukan sewa jangka panjang Stadion Kapten I Wayan Dipta. ’’Kami dulu pernah punya opsi itu, tapi belum ada pembicaraan lebih lanjut. Kalau membuat stadion baru memang memungkinkan, tapi waktunya kan tidak bisa 1-2 tahun,’’ paparnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads