alexametrics
Liga 1 2019

2 PSM vs Persebaya 1: 25 Tahun Tak Menang di Makassar

18 Juli 2019, 13:53:02 WIB

JawaPos.com – Catatan 15 tahun tak pernah mencetak gol di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, memang akhirnya bisa diputus Persebaya Surabaya. Saat dijamu PSM Makassar Rabu malam (17/7), Green Force –julukan Persebaya– bisa menceploskan sebiji gol lewat kaki Irfan Jaya empat menit menjelang turun minum. Tapi, ketika dahaga gol di Makassar bisa diakhiri, tradisi sulit menang di markas PSM tetap belum bisa dipatahkan.

Green Force kembali menelan kekalahan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Persebaya ditekuk PSM 1-2 (1-1). Kekalahan itu pun membuat rentang waktu tradisi sulit menang di Makassar bertambah panjang. Tercatat sudah 25 tahun Persebaya tidak pernah menang di Stadion Andi Mattalatta. Kemenangan terakhir Persebaya di stadion yang juga dikenal dengan nama Stadion Mattoangin tersebut diukir pada musim 1993–1994. Ketika itu Persebaya menang dua gol tanpa balas.

PSM Makassar

’’Tadinya, saat kami bisa mengakhiri catatan tidak pernah mencetak gol di sini, saya yakin kami akan menang. Ternyata lagi-lagi kami kalah di sini,’’ keluh pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman seusai pertandingan.

Persebaya memang datang ke Makassar dengan catatan minor. Selain tidak pernah menang selama 25 tahun, juara Liga Indonesia dua kali itu sudah lama tak mencetak gol di Makassar. Tepatnya sejak musim 2004 ketika Persebaya kalah 1-3. Nah, harapan mengakhiri tradisi tidak pernah menang dan sulit mencetak gol di Stadion Andi Mattalatta memuncak saat Irfan Jaya membobol gawang PSM. Gol itu membuat kondisi berimbang 1-1 setelah sebelumnya PSM mencetak gol lewat Guy Junior pada menit ke-18. Namun, harapan itu sirna ketika Ferdinand Sinaga mengoyak jala Persebaya pada menit ke-68.

Dan, seperti empat gol yang bersarang ke gawang Persebaya dalam dua laga sebelumnya ketika bersua Barito Putera dan PSS Sleman, dua gol PSM juga terjadi lantaran kesalahan berulang-ulang yang dibuat lini pertahanan Persebaya. ’’Dua gol PSM tadi sebenarnya masih bisa diantisipasi. Tapi, lagi-lagi penjagaan di lini belakang tidak ketat. Dan memang enam gol dalam tiga laga terakhir ini sama persis,’’ kata Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.

Saat mencetak gol, Guy Junior maupun Ferdinand memang berdiri bebas. Duet pemain di jantung pertahanan Persebaya yang diisi Otavio Dutra dan Rachmat ’’Rian’’ Irianto seakan alpa menjaga penyerang PSM yang semestinya menjadi tugas mereka. ’’Waktu latihan sebenarnya sudah kami perbaiki, tapi ternyata terulang,’’ sesal Djanur.

Selain dua gol itu, mantan pelatih Persib Bandung tersebut menyesalkan keputusan wasit Nurus Fadilah. Dari kacamata Djanur, seharusnya wasit memberi Persebaya hadiah penalti ketika Irfan Jaya dijatuhkan di kotak penalti pada pertengahan babak kedua. ’’Di bench kami semua bereaksi. Kami menilai itu penalti. Tapi, ternyata wasit mengambil keputusan lain,’’ kecamnya.

Persebaya Surabaya

Kekalahan tadi malam membuat laju perjalanan Persebaya tersendat. Sebab, dalam tiga laga beruntun mereka gagal memetik kemenangan. Laga berikutnya pun terasa berat. Persebaya harus menjamu pemuncak klasemen sementara yang belum terkalahkan, PS Tira Persikabo (21/7).

Sebaliknya, kemenangan atas Persebaya menjadi modal positif bagi PSM untuk menyongsong leg pertama final Piala Indonesia kontra Persija Jakarta Minggu (21/7). Wiljan Pluim pun sangat percaya diri menghadapi Macan Kemayoran –julukan Persija– di Jakarta.

’’Saya senang para pemain begitu enjoy. Mereka memainkan sepak bola yang indah dan elok. Tentu ini menjadi bekal untuk pertandingan ke depan,’’ tutur pelatih PSM Darije Kalezic dalam jumpa pers setelah pertandingan.


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads