JawaPos Radar

Sambut Egy Maulana, Suporter Lawan Lechia Pasang Spanduk Penghinaan

18/03/2018, 07:35 WIB | Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Polandia, Lech Poznan, Spanduk Penghinaan,
Selain sambutan positif, ternyata ada pula yang negatif untuk Egy Maulana Vikri. (lechia.pl)
Share this image

JawaPos.com - Kedatangan Egy Maulana Vikri ke Lechia Gdansk ternyata tak sepenuhnya disambut positif di Polandia. Tengok saja saat Lechia bertandang ke markas Lech Poznan, Jumat (16/3), ada spanduk sambutan kurang menyenangkan yang agaknya ditujukan untuk menyindir euforia kedatangan Egy.

Egy memang sudah diperkenalkan sebagai calon pemain baru Lechia yang mulai berlaku efektif pada 8 Juli mendatang. Namun, belum sempat Egy tampil, beragam sambutan sudah muncul. Selain sambutan positif, ternyata ada pula yang negatif. Terutama dari pihak rival Lechia.

Termasuk saat Lechia menyambangi markas Lech Poznan di Stadion Miejski Poznan. Di laga itu, calon klub Egy kalah dengan skor 0-3. Ini menjadi kekalahan kedua beruntun Lechia sejak memperkenalkan Egy di depan publik. Sebelumnya, mereka juga takluk dari Legia Warsaw. Bahkan di pertandingan terakhir, pemain anyar Lechia dari Indonesia tersebut juga disambut dengan spanduk bertuliskan kurang sopan dari suporter Lech Poznan.

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Polandia, Lech Poznan, Spanduk Penghinaan,
Spanduk bermuatan penghinaan itu sempat diunggah di akun Twitter akun twitter @OwskiMateusz (Twitter @OwskiMateusz)

Melalui kabar dari akun twitter @OwskiMateusz, kelompok suporter militan Lech Poznan membentangkan sebuah spanduk bertuliskan “Lechia Gdansk Sial Pel*cur”. Kata-kata tersebut dalam bahasa Indonesia bisa dimaknakan sebagai ejekan yang tidak sopan. Dalam banner itu juga terdapat gambar wajah seseorang bermata sipit dengan ikat kepala bertuliskan Lechia Gdansk.

"Bel et fin hommage des ultras du Lech Poznan à l’ouverture vers l’Asie du Lechia grâce à la signature d’Egy Maulana (star du foot à 16ans et ses 650k insta followers). La bache annonce en Indonésien dit “Lechia Gdansk s*le m*rde” - Bonne soirée," bunyi keterangan foto dalam unggahan @OwskiMateusz.

Gambar wajah dengan kulit berwarna coklat serta bermata sipit itu diyakini menjadi ejekan kepada Egy yang berasal dari Asia. Menurut Fourfourtwo, foto tersebut pertama kali diunggah oleh Facebook Stadionowi Opracy, dan sebuah situs sepak bola Polandia, stadionowiopracy.net.

Memang, belum bisa dipatikan seratus persen apakah spanduk itu ditujukan untuk Egy. Akan tetapi, tak sedikit warganet yang meyakini hal tersebut merupakan bentuk penghinaan. Kecaman pun mengalir deras dari para pencinta sepak bola Indonesia.

Apalagi, jelang laga, Twitter Lech Poznan sempat menebar perang urat syaraf dengan unggahan berbahasa Indonesia. "Hej @LechiaGdanskSA, przygotowaliśmy coś dla większości Waszych kibiców Bermain dalam dua hari. Anda siap?" tulis akun @LechPoznan.

Egy sendiri tak sempat menyaksikan panasnya duel dua tim rival tersebut. Pasalnya, jebolan PPLP Ragunan itu sudah bertolak kembali ke tanah air guna mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-23 Indonesia.

(ira/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up