alexametrics
Diskusi Sepak Bola Nasional Jawa Pos

Agen Pemain Disinyalir Terlibat Match Fixing di Sepak Bola Indonesia

17 Desember 2018, 13:10:04 WIB

JawaPos.com – Agen pemain disinyalir juga ikut bermain dalam praktik match fixing di sepak bola Indonesia. Hal ini mungkin terjadi mengingat agen pemain juga memiliki kedekatan dengan pemain maupun pelatih.

Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali mengungkapkan, praktik match fixing melibatkan semua kalangan. Mulai dari investor, federasi melalui badan-badannya, wasit, runner, pelatih hingga pemain.

Untuk menuntaskan masalah yang sudah mengakar ini, perlu keseriusan dari federasi maupun pemerintah beserta tangan-tangannya. “Kalau masalah pidana bukan hanya diselesaikan di keluarga sepak bola, tetapi juga harus hukum positif,” ucap Akmal.

Akmar Marhali, Pengaturan Skor, Januar Herwanto, Sepak Bola Indonesia
Januar Herwanto, manajer Madura FC (M. Syafaruddin/JawaPos.com)

Selain nama-nama di atas, para agen pemain juga ditengarai terlibat dari praktik kotor ini. “Agen pemain terlibat mungkin iya. Biasanya agen pemain terkoneksi dengan pelatih,” ucap eks pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia Rochy Putiray.

Karena koneksinya yang bisa menembus pemain maupun pelatih, agen juga berpotensi untuk mengatur sebuah pertandingan. Seperti meminta pemainnya untuk setop mencetak gol, atau memberikan kesempatan lawan untuk mencetak gol.

“Zaman saya masih bermain, ada agen pemain asing yang terlibat. Pada saat itu pemain asing rata-rata dari Amerika Latin dan Afrika,” imbuh Rocky.

Sementara itu, manajer Madura FC Januar Herwanto tak menampik jika hal itu bisa terjadi. Untuk menangkalnya, sebisa mungkin Madura FC menghindari penggunaan jasa agen saat merekrut pemain. “Pemain memang kurang, tetapi stabilitas tim bagus,” sebut Januar.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (saf/JPC)



Close Ads
Agen Pemain Disinyalir Terlibat Match Fixing di Sepak Bola Indonesia