alexametrics
Liga 1 2019

PSM vs Persebaya: Tradisi Sulit di Stadion Andi Mattalatta, Makassar

17 Juli 2019, 12:41:00 WIB

JawaPos.com – Kapan kali terakhir Persebaya Surabaya meraih kemenangan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar? Ternyata sudah sangat lama. Tepatnya pada musim 1993–1994 silam. Artinya, sudah 25 tahun Green Force –julukan Persebaya– puasa kemenangan di markas PSM Makassar itu. Tak hanya sulit menang, Persebaya juga selalu sulit mencetak gol di kandang PSM. Gol terakhir Persebaya saat menghadapi PSM di Makassar tercipta pada 2004. Saat itu Persebaya kalah 1-3.

Nah, bayang-bayang tradisi buruk selama seperempat abad itu menghantui Green Force dalam lawatannya malam nanti. Namun, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman bertekad mengubah tradisi buruk tersebut.

Persebaya Surabaya

’’Kami tentu ingin mengulang kemenangan yang lalu. Kami juga ingin kembali mencetak gol dan gol itu semoga adalah gol kemenangan,’’ kata Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman. ’’Tentu itu bukan tugas mudah. Sebab, lawan yang kami hadapi sangat superior. Mereka selalu menang di kandang. Tapi, kami masih sangat yakin bisa meraih poin di Makassar,’’ ujarnya.

Untuk mengakhiri tradisi buruk, Djanur pun melakukan perubahan di skuad utamanya. Di barisan belakang, Persebaya bakal mengganti duet Otavio Dutra-M. Syaifuddin dengan menempatkan Rachmat ’’Rian’’ Irianto untuk mendampingi Dutra. ’’Karena Rian saya ajak ke sini (jumpa pers, Red), itu tandanya dia akan kami mainkan. Dia akan main di jantung pertahanan kami,’’ tegas Djanur.

Hansamu Yama dan Ruben Sanadi absen pada laga malam nanti. Namun, krisis itu tereduksi seiring dengan kembalinya Amido Balde. Mantan bomber Glasgow Celtic itu mengaku tak sabar untuk merumput setelah dua laga sebelumnya absen. Antusiasme Balde terlihat saat mengikuti sesi latihan di Stadion Andi Mattalatta kemarin sore (16/7). Bahkan, ketika latihan selesai, Balde masih menambah porsi latihan. Balde juga berdiskusi serius dengan Otavio Dutra dan melakukan praktik meloloskan diri dari kawalan lawan. ’’Kondisi saya sudah sangat baik. Saya sangat siap untuk pertandingan besok (hari ini),’’ kata Balde selepas latihan.

PSM Makassar

Bukan hanya Balde yang merindukan pertandingan malam ini. Sayap lincah Persebaya Irfan Jaya juga begitu rindu melawan PSM. ’’Setiap musim, saya selalu menantikan pertandingan melawan PSM,’’ ujar Irfan. Hal itu tak terlepas dari asal usulnya. Irfan merupakan salah seorang pemain kelahiran Sulawesi Selatan. Dia juga memulai perjalanan karir dari PSM junior. Irfan makin bersemangat karena keluarga besarnya dari Bantaeng bakal menonton langsung di stadion. ’’Saya ingin bermain sebaik mungkin di depan keluarga,’’ tandasnya.

Di sisi lain, PSM tak mau terlena dengan rekor pertemuan melawan Persebaya. Mereka juga tak menganggap absennya Hansamu dan Ruben sebagai sebuah keuntungan. Apalagi, PSM kehilangan Zulham Zamrun. ’’Kami tetap respek dengan mereka. Persebaya tetap tim kuat siapa pun yang dimainkan,’’ papar pelatih PSM Darije Kalezic.

 

Perkiraan Pemain

PSM Makassar (4-3-3): 97-Hilman (g): 14-Asnawi, 2-Evans, 28- Abd Rahman, 26-Taufik; 10-Marc Klok, 17-Rasyid Bakri, 19- Rizky Pellu; 80- Pluim (c), 6- Ferdinand, 11- M. Rahmat

Pelatih: Darije Kalezic

Persebaya Surabaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra (g); 29- M.Syaifuddin, 13- Rachmat Irianto, 5-Dutra, 2-Novan Setya; 6-Solikin (c), 96-Hidayat, 10-Damian Lizio; 41-Irfan Jaya, 9-Balde, 63-Jalilov

Pelatih: Djajang Nurjaman

Stadion: Andi Mattalatta, Makassar

Live: Indosiar pukul 18.30 WIB


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads