alexametrics
Piala Presiden 2022

Persebaya vs Persib: Usia Itu Cuma Sebatas Angka

17 Juni 2022, 15:09:31 WIB

JawaPos.com – Jika Ciro Alves, salah satu pemain asing bergaji termahal di Liga 1, beroperasi di sisi kiri penyerangan Persib Bandung malam ini, dia akan dihadapi bek kanan 23 tahun Persebaya Surabaya yang baru debut musim lalu, itu pun jarang jadi pilihan utama, Arizky Wahyu Satriya.

Kalau Ciro pindah ke kanan, sudah menunggu bek kiri 21 tahun Alta Ballah yang di klubnya sebelumnya, Persita Tangerang, baru delapan kali menjadi starter.

Itu saja sudah cukup menggambarkan bagaimana skuad kedua tim yang malam ini menjalani laga lanjutan grup C Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, tersebut.

Setelah ditinggal 16 personel, Persebaya musim ini didominasi anak-anak muda, bahkan ada yang belum pernah merasakan kompetisi kasta tertinggi. Sebaliknya, Persib punya skuad yang oleh pelatih Persebaya disebut ’’mewah’’.

”Persib punya banyak pemain kelas satu di Indonesia. Apalagi ditambah Ciro Alves. Lini depan mereka akan lebih tajam,” ungkap Aji Santoso, pelatih Persebaya, dalam jumpa pers kemarin (16/6).

Namun, Aji dengan gampang akan menunjuk apa yang ditunjukkan pasukannya dalam laga pertama melawan Bhayangkara FC bahwa umur itu cuma angka. If you’re good enough, you’re old enough (kalau mainmu bagus, usia bukan perkara).

Seperti Persib, Bhayangkara dihuni banyak pemain bernama besar dan berjam terbang tinggi. Tapi, tak hanya mampu mengimbangi, berhasil menjaga gaya permainan bola-bola pendek yang menjadi ciri khas mereka musim lalu, dan mendikte permainan, Persebaya juga nyaris menang. Hanya karena salah pengertian antara kiper Andika Ramadani dan bek Leo Lelis di ujung pertandingan yang kemudian dimaksimalkan Anderson Salles.

Aji yakin mental para pemain mudanya semakin terbentuk. Juga semakin paham dengan karakter bermain yang diinginkan. Karena itu pula, Aji percaya diri timnya bisa memberikan perlawanan ketat saat bertemu Persib pada pukul 20.30 WIB malam ini.

Salah satu cara yang disiapkan Aji untuk meredam daya serang Maung Bandung adalah memotivasi anak-anak muda Persebaya. ”Supaya mereka tidak nervous,” katanya.

Persib sebagai tuan rumah juga bakal didukung penuh para Bobotoh. Tapi, Aji mengaku sudah menyiapkan pasukannya agar tak menganggap kehadiran suporter sebagai beban. ”Saya bilang ke mereka agar justru menikmati pertandingan kalau ditonton banyak orang,” ungkapnya.

Alta setuju dengan yang dikatakan pelatihnya. Dia tidak mau memikirkan tekanan yang akan diberikan suporter tuan rumah. ”Saya akan fokus ke pertandingan saja,” ucap Alta.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts sama sekali tidak melihat dominasi anak-anak muda di skuad Persebaya itu sebagai keuntungan bagi tim asuhannya. Menurut Robert, pemain muda akan tumbuh menjadi pemain berkualitas jika dilatih Aji.

”Aji memiliki filosofi bermain yang bagus. Dia bisa membuat sebuah tim nyaman bermain dalam bola-bola pendek. Jadi, kami harus tetap mewaspadai mereka,” ucapnya. (fiq/c17/ttg)

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini: