alexametrics
Liga 1 2019

Lebih Berbahaya Simic di Persija atau Da Silva Bersama Persebaya?

16 Desember 2019, 17:00:21 WIB

JawaPos.com – Marko Simic dan David da Silva tengah dalam performa terbaik. Marko Simic baru saja mencatatkan hat-trick ketika Persija menjamu Madura United (13/12). Di sisi lain, Da Silva mengoleksi enam gol hanya dari tiga laga terakhirnya bersama Persebaya.

Duel Persija Jakarta kontra Persebaya besok (17/12) jadi pembuktian siapa striker yang lebih garang. Simic boleh saja lebih unggul lantaran menjadi pemuncak top scorer sementara dengan torehan 27 gol. Sebaliknya, Da Silva baru mengemas 12 gol saja bersama Green Force, julukan Persebaya. Tapi, yang jadi catatan, Da Silva baru bermain bersama Persebaya di paro kedua. Catatan 12 gol itu dilesakkan hanya dalam 15 laga. Di pihak lain, Simic sudah bermain sejak awal musim. Dan dari 27 gol yang dicetak Simic, 9 diciptakan melalui eksekusi penalti. Sementara itu, Da Silva selalu mencetak gol dari open play.

Karena itu, pelatih Persebaya Aji Santoso yakin Da Silva punya kualitas yang tak kalah apik. ”Coba Da Silva main sejak awal musim, saya yakin perburuan top scorer akan sengit. Saya ingin buktikan bahwa Da Silva lebih baik daripada Simic,” ujar Aji saat dihubungi Jawa Pos.

Menurut dia, Da Silva adalah tipe striker perusak yang ideal. Gol solo run kontra Bhayangkara FC (8/12) jadi buktinya. Bahkan, dia melakukan hal serupa dengan melewati Hamka Hamzah dalam laga kontra Arema FC (12/12). ”Betapa bahayanya Da Silva saat mendapat bola di area pertahanan lawan,” papar pelatih 49 tahun tersebut. 

Aji pun yakin duel Da Silva dan Simic akan seru. Untuk membuat Da Silva jadi pemenangnya, Aji meminta anak asuhnya benar-benar menjaga Simic. Menurut dia, Simic adalah tipe striker yang berbahaya di kotak penalti. ”Simic juga tipikal pemain yang tampil fighter sepanjang laga,” terang Aji. Karena itu, dia meminta Simic selalu dikawal ke mana pun bergerak. 

Persebaya Surabaya

Selain itu, antisipasi bola atas wajib ditingkatkan. Sebab, 9 di antara 27 gol Simic dicetak melalui heading. Karena itu, duet bek jangkung seperti Otavio Dutra dan Hansamu Yama akan menjadi andalan untuk mematikan keunggulan Simic tersebut. ”Saya sudah persiapkan anak-anak harus bagaimana kalau melawan Simic. Intinya, jangan sampai dia leluasa. Ruang gerak harus dibatasi,” terang mantan pelatih Persela Lamongan itu. 

Namun, Aji sadar bahwa Da Silva juga akan mendapat perlakuan serupa. Dengan begitu, opsi sebagai juru gedor tak hanya dipasrahkan kepada Da Silva. Kebetulan, Persebaya sudah bisa diperkuat Osvaldo Haay. Pemain 22 tahun itu sedang berada dalam performa terbaik. Dia baru saja melesakkan 8 gol dari 7 laga bersama timnas U-23 di ajang SEA Games 2019. 

Selain itu, ada Aryn Williams di lini tengah. Pemain asal Australia tersebut juga berada dalam performa terbaik. Dia mencatatkan 2 gol dalam 2 laga pemungkas bersama Green Force. Aji berharap anak asuhnya mampu tampil maksimal. Sebab, bukan hal mudah meneruskan tren positif dalam tujuh laga terakhir. ”Saya yakin laga akan berjalan seru. Karena kedua tim punya rivalitas tinggi. Tapi sekali lagi, rivalitas hanya 90 menit,” tegas Aji.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads