alexametrics

Tak Ada Kompetisi, Wasit Liga 1 Pimpin Laga Tarkam sampai Jual Minuman

16 Oktober 2020, 15:53:13 WIB

JawaPos.com – Seharusnya, hari-hari ini Nusur Fadillah sudah kembali menekuni aktivitasnya sebagai wasit Liga 1. Memimpin beberapa pertandingan big match di divisi tertinggi sepak bola Indonesia.

Sayang, hal itu urung terjadi. Tidak adanya izin keramaian dari kepolisian untuk melanjutkan kompetisi pada 1 Oktober lalu membuat dirinya harus kembali banting tulang di luar profesi sebagai wasit. ’’Untuk memenuhi kebutuhan hidup, saya jual barang yang ada dan gali lubang tutup lubang,’’ bebernya.

Selain itu, Nusur terpaksa ’’turun kasta’’ agar dapurnya tetap mengepul. Yakni, memimpin pertandingan antarkampung di sekitar Jakarta. ’’Tarkam untuk jajan anak-anak. Sampingannya dagang minuman botol. Dibantu teman. Sistem setor kalau minuman habis,’’ jelasnya.

Tentu, aktivitas tersebut tidak membuatnya nyaman. Sebab, karir yang dipilihnya adalah menjadi wasit. Apalagi, dia sudah kerap kali memimpin pertandingan Liga 1 selama beberapa musim terakhir. Tapi, apa mau dikata, kompetisi yang tidak kunjung jalan membuatnya harus banting setir untuk sementara.

Nusur pun kian pusing ketika ketegasan PSSI untuk melanjutkan kompetisi pada 1 November mendatang hanya isapan jempol. Sebab, kepolisian tetap tidak akan mengizinkan sepak bola digelar dengan alasan pengamanan pilkada serentak dan pandemi korona yang masih tinggi.

’’Ini membuat kami para wasit bertanya-tanya. Karena sebagian besar teman kerjanya hanya sebagai wasit saja,’’ terangnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : rid/c17/ali




Close Ads