alexametrics
Liga 1 2019

Persela Keteteran tanpa Alex, Masih Absen saat Menjamu Arema

16 September 2019, 12:36:17 WIB

JawaPos.com – Persela Lamongan berada dalam situasi yang sulit. Saat Persija Jakarta berhasil memenangi laga kontra PSIS Semarang, Persela justru menelan kekalahan. Dijamu Persipura Jayapura di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore (15/9), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu takluk dua gol tanpa balas. Hasil tersebut membuat posisi Persela melorot ke zona degradasi. Tangga ke-15 yang sebelumnya mereka tempati kini diambil alih Persija.

Persela pun terancam akan kesulitan segera lepas dari zona merah karena setelah ini bersua Arema FC. Bukan hanya karena lawan yang bakal dihadapi cukup tangguh, Persela juga masih harus bermain tanpa mesin gol andalannya, Alex Dos Santos Goncalves.

Persela Lamongan

Ya, tanpa Alex penampilan tim asal Kota Soto itu limbung. Lini depan Laskar Joko Tingkir tumpul. Pemain-pemain Persela tampak bingung mau berbuat apa ketika dalam posisi menyerang.

Itu pula yang terlihat dalam laga kontra Persipura. Meski menguasai jalannya pertandingan, Persela seperti menemukan jalan buntu kala sudah berada di daerah pertahanan Mutiara Hitam, julukan Persipura. M. Ridwan yang turun sebagai penyerang utama tidak mampu menggantikan peran Alex. Jangankan melepaskan tembakan yang mengancam gawang lawan, Ridwan justru lebih sering kehilangan bola dan kalah berduel dengan dua bek Persipura Ricardo Salampessy dan Andre Ribeiro Dos Santos.

Dengan gambaran seperti laga kemarin sore, tentu bukan hal mudah bagi Persela menaklukkan Arema. Sekalipun mereka akan bermain di rumah sendiri di Stadion Surajaya, Lamongan. ”Tanpa Alex kami memang kehilangan 20 persen kekuatan. Dia top scorer kami dan bisa memainkan bola. Itu yang harus kami pecahkan sebelum melawan Arema,” kata pelatih Persela Nil Maizar seusai pertandingan.

Pelatih 49 tahun itu tidak hanya akan berusaha memecahkan problem tersebut dari sisi taktikal. Tapi juga dari sisi mental tanding Eky Taufik dkk. Sebab, berlaga tanpa penyerang utama yang bisa menjadi garansi lahirnya gol ke gawang lawan, Persela seperti bermain tanpa gairah. Hal tersebut tentu berbahaya jika dibiarkan berlarut.
”Semua kembali ke hati para pemain. Saya akan rangkul mereka. Saya ingin hati mereka enjoy saat melawan Arema. Sehingga Persela bisa bangkit dari posisi yang tidak kami inginkan ini. Dan saya percaya pemain akan menampilkan kemampuan terbaik,” tegas Nil.

Sementara itu, meski tak merasa diuntungkan dengan absennya Alex, pelatih Persipura Jacksen F. Tiago tidak memungkiri bahwa permainan Persela jauh lebih baik daripada Persipura kemarin. Karena itu, dia bersyukur timnya keluar sebagai pemenang lewat dua gol yang dicetak Titus Bonai pada menit ke-40 dan 79.

”Tidak semua pertandingan bisa kami kontrol permainannya. Karena itu, kadang kami harus bersyukur dengan hasil akhir meski prosesnya tidak terlalu bagus. Seperti kali ini, kami kehilangan kontrol permainan. Tapi, kami harus bersyukur karena keluar sebagai pemenang,” tutur Jacksen.

Editor : Mohammad Ilham

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads